Suara.com - Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott ternyata mengenakan nomor punggung eks gelandang Manchester United di klub barunya, Blackpool FC.
Kehadiran Elkan Baggott di Blackpool membawa warna tersendiri untuk klub yang berkompetisi di kasta ketiga Liga Inggris atau League One 2024-2025.
Meski harus menunda debutnya bersama Blackpool, terdapat sesuatu yang istimewa dari The Tangerines untuk pemain Timnas Indonesia itu.
Hal ini berkaitan dengan nomor punggung yang dipakai Elkan Baggott di Blackpool, yang ternyata dahulunya pernah dipakai eks gelandang Man United.
Selama dipinjamkan Ipswich Town, Elkan Baggott menggunakan nomor punggung 12 di Blackpool, nomor punggung yang pernah dipakai Chris Eagles.
Namanya mungkin tak terlalu familiar, namun Chris Eagles merupakan produk dari Manchester United U-18 tahun pada tahun 2000.
Di tahun 2003, Chris Eagles sudah masuk ke skuad utama Setan Merah tepat di saat Cristiano Ronaldo didatangkan dari Sporting Lisbon.
Karier Chris Eagles lebih banyak di Inggris meski sempat mencoba hijrah ke Belanda bersama NEC Nijmegen.
Dan pada 2014 setelah menganggur selama dua bulan pasca dilepas Bolton Wanderers, Chris Eagles bergabung dengan Blackpool.
Baca Juga: Onana vs Haaland: Gestur Tengil Pemilik Sarung Tangan Kiper dari Mal Depok
Tak sampai satu musim berada di Blackpool, Chris Eagles mengenakan nomor punggung 12 sebelum dilepas pada Januari 2015.
Tentu diharapkan Elkan Baggott mengalami nasib yang lebih baik ketimbang Chris Eagles ketika berada di Blackpool.
Meski begitu, baik Elkan maupun fan Timnas Indonesia masih harus bersabar menunggu kapan debut sang pemain bersama The Tangerines.
Neil Critchley selaku pelatih Blackpool sebelumnya memang mengisyaratkan untuk tidak terlalu terburu-buru memainkan Baggott.
Akan tetapi, Neil Crithcley menggarisbawahi jika waktu untuk Elkan Baggott debut bersama Blackpool pasti akan tiba.
"Kami berharap dapat memberi dia tim yang tepat, dan kesempatan untuk bermain," ucap Neil Cricthley.
Berita Terkait
-
Onana vs Haaland: Gestur Tengil Pemilik Sarung Tangan Kiper dari Mal Depok
-
Jordi Amat Cedera, Coach Justin 'Senggol' Shin Tae-yong: Turunin Ego Lu, Panggil Elkan Baggott Bela Timnas Indonesia
-
Ada Kabar Buruk! Pemain Kunci Shin Tae-yong Terancam Tak Bela Timnas Indonesia di Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Sering Jadi Cadangan, Pemain Ini Justru Punya VO2 Max Paling Tinggi di Timnas Indonesia Senior
-
Pindah ke Blackpool FC, Elkan Baggott Harus Bersaing dengan 3 Nama Ini!
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati