Suara.com - Pemain Timnas Indonesia Jay Idzes sukses mencetak gol saat laga Coppa Italia antara Venezia vs Brescia, Senin (13/8) dinihari WIB.
Sayangnya satu gol dari Jay tak bisa menyelamatkan Venezia dari kekalahan. Menghadapi Brescia di Stadion Mario Rigamonti, Venezia kalah 1-3.
Venezia kebobolan terlebih dahulu pada menit ke-14 lewat aksi Gennaro Borelli. Padahal sebelum gol ini tercipta, Jay sempat berikan assist matang untuk rekannya, Christian Gytkjær.
Namun sepakan pemain asal Denmark itu masih membentur mistar gawang Brescia. Setelah kebobolan di menit ke-14, Venezia berusaha bangkit.
Sejumlah peluang yang hadir gagal membuat Venezia menyamakan kedudukan. Baru pada menit ke-46, Brescia yang justru menambah keunggulan lewat gol Giacomo Olzer.
Giacomo Olzer jadi momok bagi pertahanan Venezia. Pada menit ke-82, ia mencetak gol keduanya bagi Brescia. Berselang 7 menit kemudian, Jay Idzes akhirnya mampu mencetak gol untuk Venezia.
Gol Jay Idzes berawal dari sepak pojok. Meski diapit oleh sejumlah pemain Brescia, pemain Timnas Indonesia ini suskes membobol gawang Lezzerini. Gol Idzes ini menutup laga dengan hasil akhir 1-3 untuk Brescia.
Usai pertandingan, baik pelatih Venezia, Eusebio Di Francesco ataupun rekan Jay Idzes, Christian Gytkjær tak singgung soal gol pemain Timnas Indonesia itu.
Di Frencesco justru menyoroti soal rapuhnya lini belakang Venezia.
Baca Juga: Diakui atau Tidak, Para Pemain yang Mentas di Liga 1 Indonesia Memang Overprice
"Lebih dari sekedar khawatir, hasil ini jadi pelajaran yang berguna untuk tim agar terus berkembang. Kami bekerja keras di pertandingan ini. Namun kadang kami kehilangan kekompakan," ungkapnya seperti dilansir dari tuttoveneziasport.it
Bahkan Di Francesco memuji pemain lain dibanding Jay Idzes. Pemain yang mendapat pujian ialah Richie Sagrado dan Saad El Haddad.
"Sagrado merupakan pemain penting, ia telah menjadi investasi bagus untuk klub. Dia menjalani babak pertama dengan baik. Dari sudut pandang saya, El Haddad juga tampil bagus," ucapnya.
Sementara itu, Gytkjær juga mengatakan bahwa pemain di lini belakang Venezia wajib perlu meningkatkan kualitasnya.
"Ini sepak bola, ada momen saya hampir mencetak gol. Kami bermain baik tapi ada beberapa hal yang harus diperbaiki seperti di lini belakang," ucapnya.
Berita Terkait
-
Diakui atau Tidak, Para Pemain yang Mentas di Liga 1 Indonesia Memang Overprice
-
Netizen Bandingkan Beda Jauh Gaya Melatih Nova Arianto vs Indra Sjafri: Didikan Shin Tae-yong Memang Beda
-
BRI Liga 1: Pemain Asing Rp 4,3 Miliar Persib Ini Tebar Ancaman Usai Debut Tekuk PSBS Biak
-
Nasibnya di Timnas Indonesia Beda Kelas, Harga Pasar Rafael Struick dan Arkhan Kaka Justru Sama Persis
-
Tiket Timnas Indonesia Vs Australia Mulai Dijual 5 Hari Lagi, Catat Cara Beli dan Ticket War
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dedi Kusnandar Tinggalkan Bhayangkara FC, Balik ke Persib? Begini Kata Umuh Muchtar
-
Investasi Rp4 T Tak Berbuah Manis, Florentino Perez Bakal Rombak Skuat Real Madrid
-
Jangan Pecat Hector Souto Seperti Shin Tae-yong!
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam Jadi Polemik, Nilai Kontrak Dianggap Merugikan
-
Dibidik John Herdman, Laurin Ulrich Pemain Keturunan Indonesia Bakal Digusur Gelandang Benfica
-
Bak Langit dan Bumi, Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa
-
Kenakan Keffiyeh, Pep Guardiola: Anak-Anak Palestina Terbunuh, Dunia Memilih Diam
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia