Suara.com - Mengupas siapa orang tua pemain keturunan, Kevin Diks. Benarkah orang tuanya melarang sang anak membela Timnas Indonesia?
Nama Kevin Diks belakangan menjadi sorotan usai memberi komentar dalam wawancara antara Maarten Paes dengan akun Instagram @keeperstopgk.
Dalam siaran langsung tersebut, Kevin Diks memberi komentar agar Maarten Paes bermain untuk Timnas Indonesia.
“Bermain untuk Indonesia @maartenpaes,” komentar pemain milik raksasa Denmark, FC Copenhagen, tersebut.
Komentar itu pun banyak dianggap oleh netizen sebagai sindiran Kevin Diks terhadap masyarakat Indonesia yang kerap memberi komentar di media sosial pemain-pemain keturunan.
Karenanya, banyak netizen Indonesia kemudian mengirim komentar sindiran ke akun Instagram pemain berusia 27 tahun itu dengan komentar ‘Play for Netherlands’.
Terlepas dari sindiran Kevin Diks, masih banyak netizen bertanya-tanya mengapa dirinya masih belum terbuka membela Timnas Indonesia.
Usut punya usut, sejatinya Kevin Diks disebutkan bersedia bergabung Timnas Indonesia. Akan tetapi, dirinya belum mendapat restu dari orang tuanya, seperti pengakuan Hasani Abdulgani.
Lantas, siapa sosok orang tua Kevin Diks? Benarkah kedua orang tuanya melarang karena ingin sang anak bermain untuk Belanda?
Baca Juga: Gabung ke Oxford United, Marselino Ferdinan Kenakan Bekas Nomor Maguire
Anak Pelatih Bola Tangan
Diketahui, Kevin Diks lahir dari keluarga yang gemar olahraga. Sang ayah, yakni Raymond Diks, merupakan pelatih bola tangan atau Hand Ball dan memiliki adik, Jamarro Diks, yang juga pesepak bola.
Sedangkan sang ibu adalah Natasja Diks-Bakarbessy bekerja di sebuah perusahaan media wanita di Belanda sebagai pemimpin redaksi, dilansir dari laman LinkedIn-nya.
Sang ayah atau Raymond Diks diketahui merupakan pelatih bola tangan di Belanda. Menurut kabar terbaru, yakni Januari 2024 lalu, sang ayah baru saja berpisah dengan tim Broekland.
Adapun darah Indonesia yang mengalir di tubuh Kevin Diks berasal dari sang ibunda. Sang ibu merupakan putri dari pasangan yang berasal dari Desa Waai di Maluku.
Beredar kabar bahwa orang tua Kevin Diks masih menginginkan putranya menembus Timnas Belanda. Oleh karenanya, ia menolak pinangan Timnas Indonesia.
Sejauh ini, kabar tersebut belum terkonfirmasi kebenarannya. Hanya saja, Hasani Abdulgani pernah menyebutkan bahwa Kevin Diks lah yang masih berhasrat menembus Timnas Belanda.
Kontributor: Felix Indra Jaya
Berita Terkait
-
Gabung ke Oxford United, Marselino Ferdinan Kenakan Bekas Nomor Maguire
-
Marselino Ferdinan di Mata Pelatih Oxford United: Dia Unik dan Menarik
-
Analisis Plus Minus Permainan Tristan Gooijer: Layak Dipanggil Shin Tae-yong?
-
Tiga Kata Marselino Ferdinan Pasca Gabung ke Oxford United
-
Marselino Ferdinan Resmi ke Oxford United, Netizen: Buktikan Kamu Bukan Titipan
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional