Suara.com - Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia, telah menuai pujian luar biasa dari Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) menjelang pertandingan krusial melawan Arab Saudi di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Meski demikian, perjalanan skuad Garuda di grup yang tergolong berat ini diprediksi akan penuh tantangan.
Sebagai tim dengan peringkat FIFA terendah di antara negara-negara peserta Grup C, Timnas Indonesia harus bekerja ekstra keras untuk meraih hasil positif.
Pertandingan perdana melawan Arab Saudi di Stadion King Abdullah Sports City pada 6 September 2024 dini hari WIB akan menjadi ujian sesungguhnya bagi anak asuh Shin Tae-yong.
Setelah itu, skuad Garuda akan kembali berlaga di kandang sendiri saat menjamu Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 10 September 2024.
Shin Tae-yong diwawancara FIFA sebelum laga melawan Arab Saudi. Dia menyampaikan banyak hal, termasuk persiapan Timnas Indonesia di ronde 3 kualifikasi Piala Dunia 2026.
Berikut fakta menarik pernyataan Shin Tae-yong dalam wawancara itu:
1. Mau bikin keajaiban seperti Korea Selatan
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, tengah merancang strategi untuk membawa skuad Garuda meraih hasil maksimal di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pelatih asal Korea Selatan ini terinspirasi dari keberhasilannya mengantar Timnas Korea Selatan meraih kemenangan mengejutkan atas Jerman pada Piala Dunia 2018.
STY, sapaan akrab Shin Tae-yong, berambisi untuk mengulang kembali momen bersejarah tersebut bersama Timnas Indonesia.
Baca Juga: Shin Tae-yong Percaya Yeom Ki-hun Bikin Striker Timnas Indonesia Jadi Haus Gol
Meski mengakui bahwa tantangan yang dihadapi saat ini jauh lebih berat, namun pelatih berusia 53 tahun ini tetap optimis.
"Kami bekerja keras saat pertandingan. Dulu kami menang, dan sekarang Indonesia juga bisa, terutama di kualifikasi Piala Dunia," tegas STY.
Untuk mewujudkan target tersebut, STY telah merancang program latihan khusus yang fokus pada peningkatan fisik, taktik, dan mental pemain.
Selain itu, STY juga menekankan pentingnya analisis mendalam terhadap kekuatan dan kelemahan lawan.
"Pemain Indonesia harus mempelajari dan memahami kekuatan dan kelemahan lawan," ujar STY.
2. Lolos Babak Play-off Piala Dunia 2026
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Kimmich Soroti Kesalahan Fatal Jerman usai Dikalahkan Ekuador di Piala Dunia 2026
-
Arema FC Pertahankan Adi Satryo dan Gianluca, Siapkan Empat Kiper untuk Super League 2026/2027
-
4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela