Suara.com - PSSI dan jajaran pelatih Timnas Indonesia di kelompok usia muda tampaknya mesti memperhatikan keberadaan pemain keturunan Kalimantan Timur bernama Rody Schouren sebagai target naturalisasi berikutnya.
Pasalnya, Rody Schouren memiliki rekam jejak yang mentereng di kompetisi junior Liga Belanda. Pemain yang berusia 18 tahun itu posisi bermainnya sebagai sayap kiri. Dia patut diperhitungkan sebagai calon winger andalan masa depan.
Sebagai informasi, Rody Schouren saat ini tercatat sebagai penggawa klub AFC Amsterdam U-19. Dia sudah bergabung bersama klub tersebut sejak medio Juli 2024. Sebelumnya, dia pernah bermain bersama PEC Zwolle U-18.
Karier sepak bola Rody Schouren dimulai bersama AFC Amsterdam. Menurut data yang disajikan Transfermarkt, dia berlatih bersama klub tersebut hingga tahun 2022. Setelah itu, dia memutuskan mencari tantangan baru.
Rody Schouren akhirnya berlabuh bersama PEC Zwolle U-17. DI klub tersebut, dia menimba ilmu selama dua tahun. Setidaknya, pemain berusia 18 tahun ini merasakan kesempatan bermain bersama tim U-17 dan U-18.
Jika mengacu pada informasi yang disajikan oleh akun Instagram @futboll.indonesiaa, Rody Schouren memang memiliki peluang untuk menjalani proses naturalisasi menjadi penggawa Timnas Indonesia.
Pasalnya, Rody Schouren disebut-sebut memiliki darah Indonesia dari keluarga ayahnya. Kakeknya lahir di Kalimantan Timur. Darah inilah yang membuka peluangnya jadi amunisi naturalisasi skuad Merah Putih.
Salah satu keuntungan menaturalisasi pemain kelahiran 23 Juli 2006 ini ialah kemampuannya bermain di sejumlah posisi. Meskipun posisi aslinya sebagai winger kiri, dia ternyata juga bisa diplot sebagai winger kanan.
Untuk musim ini, belum ada banyak data yang bisa dihimpun untuk menelusuri menit bermainnya. Sebab, dia belum mendapatkan kesempatan bermain bersama klub barunya pada musim 2024/2025.
Baca Juga: Pelatih Kondang, Skuad Jago Kandang: Arab Saudi Kalah dari Timnas Indonesia Soal Satu Aspek Ini
Biodata Rody Schouren
Nama Lengkap: Rody Schouren
Tempat Lahir: Belanda
Tanggal Lahir: 23 Juli 2006
Usia: 17 Tahun
Kebangsaan: Belanda
Berita Terkait
-
Pelatih Kondang, Skuad Jago Kandang: Arab Saudi Kalah dari Timnas Indonesia Soal Satu Aspek Ini
-
Siapa Sem Dekkers? Pemain Keturunan Maluku Sempat Dilirik STY, Bisa Saingi Calvin Verdonk
-
Foto Sesi Latih Tanding Timnas Indonesia Diduga Bocor, Potensi Taktik Dibaca Arab Saudi
-
Melaju Bak Peluru Sulit Dihentikan, Statistik Mentereng 3 Winger Timnas Indonesia untuk Hadapi Arab Saudi
-
Siapa Zico Jamai Soree? Striker Keturunan Mojokerto yang Dicampakkan Shin Tae-yong
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi