Suara.com - Timnas Indonesia dibantai Australia 0-3, begitu prediksi dari media Inggris yang membahas tentang olahraga dan sepak bola, Sport Mole. Dalam reviewnya, Sport Mole cuma mau realistis kondisi timnas Indonesia dan Australia yang sangat beda jauh di atas kertas.
Namun begitu, Timnas Indonesia akan berharap dapat memberikan kekalahan kedua bagi Australia di kualifikasi Piala Dunia 2026.
Saat ini tuan rumah Timnas Indonesia berada di posisi ketiga dengan satu poin di grup berisi enam tim.
Sementara tim tamu berada di posisi kelima tanpa poin menyusul kekalahan 1-0 melawan Bahrain pada 5 September lalu.
Sport Mole mencoba menganalisa kondisi pertandingan Timnas Indonesia sebelumnya melawan Arab Saudi. Di sini lah statistik rendah Timnas Indonesia bisa jadi momok untuk lawan Australia.
"Tuan rumah bermain imbang 1-1 melawan Arab Saudi pada tanggal 5 September dalam pertandingan di mana mereka hanya memiliki 34 persen penguasaan bola dan dipaksa bertahan dalam waktu lama," tulis Sport Mole.
"Meskipun Arab Saudi melepaskan 18 tembakan, hanya empat yang tepat sasaran, dan mereka hanya menciptakan dua peluang besar."
"Indonesia melepaskan delapan tembakan dan dua percobaan tepat sasaran, meskipun manajer Shin Tae-Yong akan khawatir bahwa timnya gagal menciptakan peluang besar sendiri."
Menurut mereka hasil imbang melawan Arab Saudi bisa memberikan nafas ke skuad Shin Tae-yong.
Baca Juga: Usai Mengurus Proses Naturalisasi Timnas Indonesia, Mees Hilgers Langsung Cari Cuan
"Namun, performa kandang Indonesia mengkhawatirkan, terutama karena mereka hanya menang dua kali, seri satu kali, dan kalah lima kali dalam delapan pertandingan kandang terakhirnya," tulis Sport Mole lagi.
Di bandingkan Timnas Indonesia, Australia mempunyai statistik menterek saat dikalahkan Bahrain.
"Lawan Australia datang ke pertandingan ini setelah menderita kekalahan mengejutkan melawan Bahrain, yang berada di peringkat 80 tim nasional FIFA, 56 peringkat lebih rendah dari Australia."
"Socceroos menguasai bola sebanyak 71% dan membatasi Bahrain dengan satu tembakan tepat sasaran, tetapi mereka kalah karena gol bunuh diri Harry Souttar pada menit ke-89."
Lalu bagaimana prediksi melawan Timnas Indonesia? Sport Mole pun mau bersikap realistis saja di atas kertas.
Dari statistik, Australia hanya kalah dua kali dari 14 pertandingan terakhirnya, menang 11 kali dan seri satu kali dalam pertandingan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Respons Kelme Soal Nameset Jersey Timnas Indonesia Copot di FIFA Series 2026
-
Profil Timnas Korea Selatan: Misi Taegeuk Warriors Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Spanyol: Ambisi Raksasa Eropa Taklukkan Piala Dunia 2026
-
Malam Terindah di Emirates: Declan Rice Kehabisan Kata Usai Bawa Arsenal ke Final
-
Adu Tajam Trio Bayern Munich vs PSG di Semifinal Liga Champions, Harry Kane dkk Bidik Rekor
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta