Suara.com - Mengenal lebih jauh sosok Xiamaro Thenu, winger lincah berdarah Belanda-Maluku yang bisa jadi opsi untuk lini serang Timnas Indonesia.
Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia membutuhkan penyerang-penyerang baru untuk menambah ketajaman di lini serang.
Sayangnya hingga saat ini skuad Garuda kesulitan menarik para pemain keturunan di posisi tersebut untuk bergabung.
Karena kesulitan itu, tak ada salahnya Timnas Indonesia maupun PSSI mulai mencari bibit-bibit muda keturunan yang bisa diproyeksikan menjadi penyerang masa depan.
Salah satu yang bisa dilirik adalah Xiamaro Thenu yang sempat dijuluki sebagai Lionel Messi Belanda-Maluku karena kepiawaiannya bermain dengan kaki kiri.
Adanya julukan Messi Belanda-Maluku yang tersemat padanya tak lepas dari pemberitaan bahwa dirinya dulunya sempat bermain sebagai winger kanan.
Tapi saat ini Xiamaro Thenu tercatat bermain sebagai bek kiri untuk tim muda kasta kedua Belanda, Vitesse Arnhem U-21.
Terlepas dari posisi dan julukannya, siapakah sosok Xiamaro Thenu itu? Bagaimana rekam jejaknya dan layakkah dirinya dilirik untuk membela Timnas Indonesia?
Keturunan Maluku
Baca Juga: Konsisten Main Bagus, Ini Janji Calvin Verdonk usai Timnas Indonesia Tahan Imbang Australia
Xiamaro Thenu merupakan pemain keturunan Indonesia kelahiran Belanda pada 22 Oktober 2004. Saat ini usianya sendiri baru 19 tahun.
Darah Indonesia yang mengalir di tubuhnya sendiri adalah darah Maluku. Hanya saja, tak banyak informasi dari mana darah Maluku didapatkan olehnya.
Dilansir dari Status Pro Sport, Xiamaro Thenu tinggal di Houten dan saat ini bermain bagi Vitesse U-21 dan disebut-sebut pernah tampil di tim utama.
Kiprahnya di sepak bola sendiri bermula di SV Houten dan dilanjutkan menimba ilmu di akademi FC Utrecht pada 2013.
Di dua klub ini, diyakini Xiamaro Thenu banyak bermain sebagai winger kanan, sehingga julukan Messi melekat kepadanya.
Tapi per tahun 2020 lalu, Xiamaro Thenu bergabung akademi Vitesse dan bermain untuk tim U-18.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Cerita Legenda Liverpool Jatuh Miskin, Investasi Kopi Berujung Utang Rp30 Miliar
-
Persija Belum Tentu Mainkan Dua Pemain Asing Baru? Ini Kata Mauricio Souza
-
Kecintaan Calon Bek AC Milan Juwensley Onstein kepada Sang Kakek yang Kelahiran Medan
-
Ribuan Fans Manchester United Siap Turun ke Jalan, Tuntut Sir Jim Ratcliffe Angkat Kaki
-
Marcel Desailly Peringatkan Chelsea, Cole Palmer Bisa Hengkang Jika Ambisi Tak Sejalan
-
Eks Bomber Chelsea Diego Costa Sindir Antonio Conte, Puji Setinggi Langit Jose Mourinho
-
Statistik Calon Bek AC Milan Juwensley Onstein Pemain Keturunan Indonesia
-
Prancis Tolak Wacana Boikot Piala Dunia 2026, Sepak Bola Pemersatu Bukan Arena Konflik Politik
-
Mandul di Premier League, Anthony Gordon Pecahkan Rekor 23 Tahun Alan Shearer di Liga Champions
-
Gagal Dapatkan Manuel Ugarte, Ajax Alihkan Bidikan ke Gelandang Arsenal Christian Norgaard