Suara.com - Duel Persija Jakarta vs Dewa United dalam matchday kelima BRI Liga 1 2024/2025 berakhir imbang 0-0 di babak pertama, Senin (16/9/2024) malam WIB.
Dalam pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, duel Persija vs Dewa United berjalan sengit.
Persija dan Dewa United saling melancarkan serangan, tetapi solidnya lini pertahanan masing-masing tim membuat skor 0-0 bertahan hingga jeda.
Jalannya pertandingan
Persija Jakarta tampil menekan sejak kick-off. Namun, Dewa United mampu mengimbangi permainan tim tuan rumah.
Hingga menit ke-10, pertandingan berlangsung sengit. Persija dan Dewa United masing-masing coba menyerang tetapi belum ada peluang berbahaya tercipta.
Rapatnya masing-masing pertahanan tim membuat pertandingan berlangsung alot. Kedua tim kesulitan untuk keluar dari tekanan lawan khususnya saat memasuki sepertiga akhir.
Persija mendapatkan peluang pada menit ke-23. Serangan balik cepat dilakukan dengan Gustavo Almeida menjadi inisiator.
Gustavo memberikan umpan di depan kotak penalti kepada Maciej Gajos yang langsung melakukan tendangan first time. Namun, sepakan kerasnya masih bisa diblok pemain belakang Dewa United.
Baca Juga: Siap Hadapi PSIS Semarang, Nick Kuipers Berharap Bobotoh Padati Si Jalak Harupat
Pada menit ke-24, giliran Dewa United yang mengancam. Bola muntah memantul ke luar kotak penalti Persija untuk kemudian disambar Alta Ballah. Sayang tembakkan kerasnya masih bisa diblok bek Macan Kemayoran.
Persija melakukan serangan balik cepat pada menit ke-27. Ryo Matsumura menggiring bola di mana Gustavo Almeida dan Riko Simanjuntak turut membuka ruang menghadapi tiga pemain Dewa United.
Namun, ketika Ryo memberi bola ke Riko, serangan Persija justru melambat. Momen serangan balik pun menghilang lantaran Riko tidak beraksi cepat untuk memberikan bola ke Ryo yang sudah berlari ke kotak penalti.
Persija mendapatkan peluang pada menit ke-36. Lewat skema sepak pojok, Firza Andika menyundul bola tetapi si kulit bundar tak mengarah ke gawang.
Hingga menit ke-39, laga masih berlangsung sengit di mana Persija maupun Dewa United terus mencoba menciptakan peluang berbahaya tetapi kerap digagalkan lini pertahanan lawan.
Pada menit ke-41, Gustavo Almeida melepaskan tembakkan keras dari luar kotak penalti menggunakan kaki kiri. Kiper Dewa United sudah tak menjangkau tetapi bola cuma membentur tiang kiri gawang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati