Suara.com - PSSI nyatanya sudah pernah mengeluarkan daftar nama-nama pemain keturunan yang diincar untuk bisa dinaturalisasi pada 2017 silam.
Hal itu merujuk pada dokumen Kemenpora terkait 24 pemain keturunan Indonesia di Eripa yang berpotensi dinaturalisasi pada 2017, sebagaimana menyitat berita Antara.
"Menpora meminta bantuan Menlu untuk menyampaikan arahan kepada para Kepala Perwakilan RI di kawasan Eropa Barat dan juga di negara Qatar agar melakukan pendataan terhadap potensi sejumlah pemain sepak bola keturunan Indonesia dengan kompetensi dan prestasi yang berkualitas," kata Sesmenpora saat itu, Gatot S. Dewa Broto.
Beberapa pemain yang ada di dalam daftar itu akhirnya memang dinaturalisasi dan kini sudah membela Timnas Indonesia, namun ada juga yang tidak jadi dinaturalisasi.
Sejumlah nama yang ada di daftar 2017 itu kini kembali ramai dibicarakan karena dikabarkan menjadi incaran lagi untuk dinaturalisasi.
Lantas, siapa saja pemain keturunan yang sudah diincar sejak 2017 dan kini resmi menjadi Warga Negara Indonesia?
1. Sandy Walsh
Sandy Walsh sendiri memang pernah menyatakan dirinya telah berusaha untuk dinaturalisasi sejak lama. Pada 2017, dirinya masih bermain di KRC Genk.
Pemain yang kini membela KV Mechelen di Liga Belgia itu baru resmi menjadi WNI pada November 2022. Sejauh ini pemain berusia 29 tahun tersebut sudah mencatatkan 14 caps buat Timnas Indonesia.
Baca Juga: Niat Cetak Gol Malah Diganggu, Thom Haye Ngamuk ke Rekan Sendiri
2. Thom Haye
Gelandang berusia 29 tahun yang kini bermain di Almere City itu juga sudah diincar sejak 2017. Ketika itu, Prof Haye masih bermain untuk Willem II.
Thom Haye akhirnya resmi dinaturalisasi pada Maret 2024 bersamaan dengan Ragnar Oratmangoen.
Ketika baru menjajaki karir profesional bersama PEC Zwolle, Verdonk sudah dipantau oleh PSSI. Saat itu usianya masih 20 tahun, tapi mampu bermain reguler di Eredivisie.
Namun baru pada Mei 2024 kemarin Calvin Verdonk resmi dinaturalisasi ketika sudah menjadi pemain NEC Nijmegen.
Berita Terkait
-
Pemain Keturunan Jogja Ditolak STY Masuk Timnas Indonesia, Padahal Predator Muda Paling Mengerikan
-
Info A1! 2 Pemain Keturunan Ganas Bela Timnas Indonesia Lawan Bahrain dan China, Shin Tae-yong: Langsung Gabung
-
Siapa Sem Peter Yvel? Gelandang Serang keturunan Surabaya, Bisa Jadi Solusi Shin Tae-yong Hadapi China
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Tak Semua Pemain Timnas Indonesia Hadir TC di Jakarta, Siapa yang Dicoret?
-
Laga Hidup Mati di Anfield, Robertson Tuntut Liverpool Tampil Habis-habisan Lawan Galatasaray
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Link Live Streaming Barcelona vs Newcastle United: Duel Hidup Mati di Camp Nou!
-
Singkirkan Duo Pelatih Top, Cara Sempurna Alvaro Arbeloa Bungkam Kritik
-
Dewa United Angin-anginan, Jan Olde Riekerink Bakal Dipecat?
-
Bek Persib Bandung Frans Putros Dipanggil Timnas Irak untuk Play-off Piala Dunia 2026
-
Misi Raih Tiket Piala Dunia 2026: Bek Andalan Persib Jadi Tumpuan Irak di Laga Penentuan
-
Hajar Chelsea di Stamford Bridge, Buktik PSG Lebih Berkualitas
-
Bikin Luka untuk Borneo FC, Adam Alis Minta Maaf