Pemain muda yang kini membela Fenerbahce di Super League Turki memiliki karir cemerlang, tampil reguler dengan 40 laga musim ini.
Bakatnya menarik perhatian pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, yang memasukkan namanya dalam daftar pemain untuk dinaturalisasi pada 2023, dengan harapan proyek jangka panjang untuk Timnas Garuda.
Namun, pemain bek kiri ini menolak tawaran tersebut, merasa masih memiliki peluang besar untuk membela Timnas Belanda.
Sayangnya, mimpinya belum terwujud, dan meski mantan pemain AC Parma ini tidak berhasil menarik perhatian Ronald Koeman, pelatih lebih memilih mengandalkan Nathan Ake dan Daley Blind, meski yang terakhir sudah menua.
Pemain berdarah Lhokseumawe, Aceh, ini pindah ke Qatar sejak kecil mengikuti orang tuanya yang bekerja di sana.
Andri meniti karier sepakbola di akademi Al-Gharafa. Pada 2017, ia ditawari untuk bergabung dengan Timnas Indonesia U-17 oleh Indra Sjafri, tetapi menolak karena ingin fokus belajar di Qatar.
Andri akhirnya memilih membela Timnas Qatar di berbagai kelompok umur, namun kariernya tidak cemerlang.
Baca Juga: Pemain Keturunan Jogja Ditolak STY Masuk Timnas Indonesia, Padahal Predator Muda Paling Mengerikan
Ia terpinggirkan dari skuad U-19 karena tidak memenuhi kriteria pelatih, meski sempat bermain di U-19, U-20, dan U-23. Kini, di usia 24 tahun, ia belum pernah dipanggil ke timnas senior Qatar.
Di level klub, Andri gagal menunjukkan performa baik dan hanya menjadi pemain pelapis di Al-Gharafa FC. Ia kemudian dipinjamkan ke Muaither SC untuk mendapatkan lebih banyak menit bermain.
Keputusan ini mendapat banyak kritik dari netizen, yang menyebutnya sebagai karma karena menolak panggilan Timnas Indonesia.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
Terkini
-
Ranking FIFA Indonesia Naik 10 Tingkat ke Posisi 118 Dunia, Erick Thohir Langsung Beri Peringatan
-
Profil Hwang In-beom, Pahlawan Kemenangan Korea Selatan Atas Ceko di Piala Dunia 2026
-
Horor, Tempat Latihan Timnas Portugal Dilaporkan Berdekatan dengan Habitat Buaya
-
Insiden Jersey Pavel Sulc Robek saat Tumbang dari Korea Selatan
-
Prediksi AS vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Karina dan Winter Aespa Saksikan Langsung Perjuangan Korea Selatan di Piala Dunia 2026
-
Park Hang-seo Bangga Korea Selatan Menang di Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Nova Arianto Siapkan Rotasi Besar, Timnas Indonesia U-19 Turunkan Wajah Baru Saat Hadapi Kamboja
-
Nova Arianto Pasang Badan untuk Mathew Baker Usai Timnas U-19 Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Klasemen Piala Dunia 2026: Meksiko Puncaki Grup A Usai Laga Keras Penuh Kartu Merah