Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri mengakui bahwa salah satu pemain keturunan yakni Kaya Symons dikabarkan tertarik berseragam skuad Garuda.
Setelah mendengar kabar tersebut dari rekannya di Belanda, Indra Sjafri menegaskan bahwa PSSI akan segera menindaklanjutinya.
Dia pun berharap proses naturalisasi Kaya Symons bisa berjalan cepat mengingat Timnas Indonesia U-20 sudah ditunggu event besar.
Skuad Garuda Nusantara baru saja lolos ke Piala Asia U-20 2025 setelah finis sebagai juara Grup F dalam kualifikasi yang berlangsung di Stadion Madya, Jakarta pada 24-29 September 2024.
Timnas Indonesia U-20 pun akan mempersiapkan diri termasuk mencari para pemain terbaik untuk meningkatkan level tim sebelum berlaga di Piala Asia U-20 2025 China pada 6-23 Februari 2025.
"Kemarin saya bicara dengan teman di Belanda, Kaya Symons memberi sinyal untuk bergabung," kata Indra Sjafri perihal peluang Kaya Symons dinaturalisasi, Minggu (29/9/2024).
"Tentu PSSI akan menindaklanjuti secara administrasi dan mudah-mudahan apa yang kami sudah ajukan bisa cepat terealisasi," tambah pelatih yang telah mempersembahkan empat gelar untuk Timnas Indonesia di kelompok umur itu.
Kehadiran Kaya Symons dinilai tak hanya menguntungkan Timnas Indonesia U-20, tetapi juga tim senior andai sang pemain mampu menunjukkan potensinya.
Andai mampu menembus skuad senior, Kaya Symons jelang akan menambah persaingan di pos bek sayap kiri, membuat Pratama Arhan kian sulit untuk menembus tim utama.
Baca Juga: Jay Idzes Main Buruk Lawan AS Roma, Pelatih Venezia Mencak-mencak
Profil Kaya Symons
Kaya Symons, seorang pemain sepak bola berbakat asal Belanda, lahir pada 31 Maret 2005.
Posisi utamanya adalah bek kiri, dan dia dikenal dengan kekuatan kakinya yang dominan di kaki kiri.
Di usianya yang masih sangat muda, Kaya telah menunjukkan potensi besar dalam dunia sepak bola.
Kaya memulai karier sepak bolanya di klub lokal Belanda, RKHVV Huissen Youth, di mana ia mengasah keterampilan dasar sepak bolanya.
Bakatnya yang menonjol membuatnya bergabung dengan akademi Vitesse, salah satu akademi sepak bola terbaik di Belanda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kilas Balik Piala Dunia di AS: Penyesalan Roberto Baggio, Maradona Pakai Doping
-
Alasan Presiden FA Palestina Ogah Salaman dengan Utusan Israel di Depan FIFA
-
Hitung Mundur Piala Dunia 2026: 550 Juta Penonton untuk Satu Pertandingan?
-
Profil Timnas Paraguay: Generasi Baru La Albirroja Bakal Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026
-
Hinaan Homofobik, Prestianni Terancam Absen Bela Argentinadi Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Lamine Yamal Absen di La Liga Demi Fokus Pemulihan Cedera untuk Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Amerika Serikat: Tuan Rumah Piala Dunia yang Siap Jawab Ekspektasi Publik
-
Syarat Mutlak Iran Ikut Piala Dunia 2026, Amerika Serikat Harus Menjamin Tidak Ada Penghinaan
-
Kapten Persita Diincar Klub Elit Brunei, Bakal Duet dengan Ramadhan Sananta?
-
Potret Suram Okupansi Hotel Amerika Serikat Jelang Piala Dunia 2026