Suara.com - Impian Timnas Malaysia untuk memperkuat skuad dengan pemain naturalisasi, Mats Deijl, harus pupus. FIFA telah menolak permohonan naturalisasi pemain kelahiran Belanda ini karena tidak memenuhi persyaratan keturunan. Apakah bisa dinaturalisasi Timnas Indonesia?
Ketentuan FIFA mengharuskan calon pemain naturalisasi memiliki garis keturunan langsung dari kakek atau nenek yang berasal dari negara yang ingin dibelanya.
Sayangnya, hubungan keluarga Mats Deijl dengan Malaysia hanya sampai pada tingkat buyut.
Kegagalan ini tentu menjadi pukulan telak bagi skuad Harimau Malaya.
Pasalnya, Mats Deijl merupakan sosok yang sangat potensial.
Sejak bergabung dengan Go Ahead Eagles pada tahun 2021, pemain berusia 27 tahun ini menjadi pilar penting di lini belakang klub Eredivisie tersebut.
Kemampuannya yang serba bisa, baik sebagai bek kanan, bek tengah, maupun sayap kanan, membuatnya menjadi pilihan utama pelatih.
Karier sepak bola Mats Deijl telah dimulai sejak usia belia di Belanda.
Berbagai akademi sepak bola ternama di Negeri Kincir Angin pernah menjadi tempat ia mengasah kemampuan, di antaranya MVV 27 Maasland, WSC Waalwijk, Willem II, hingga Brabant United.
Baca Juga: Mees Hilgers Klarifikasi Kondisinya Jelang Gabung ke Timnas Indonesia, Cedera Parah?
Pada tahun 2016, ia memulai karier profesionalnya bersama Den Bosch U-21 sebelum akhirnya merumput di Go Ahead Eagles.
Kegagalan naturalisasi ini tentu menjadi kehilangan besar bagi sepak bola Malaysia.
Namun, bagi Mats Deijl, perjalanan kariernya masih panjang. Dengan performa konsisten di Eredivisie, bukan tidak mungkin ia akan menarik minat klub-klub besar lainnya di Eropa.
Sayangnya memang Mats Deijl juga tidak bisa dinaturalisasi Timnas Indonesia karena aturan sama di FIFA.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati