Suara.com - Timnas Indonesia bisa mengukir sejarah andai mengalahkan Bahrain dalam matchday ketiga Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Kamis (10/10/2024) mendatang.
Kemenangan atas Bahrain bakal membuat Timnas Indonesia melampaui catatan Vietnam dan Thailand.
Skuad Garuda akan menjadi tim Asia Tenggara pertama yang mampu meraup lebih dari empat poin di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia.
Saat ini, Timnas Indonesia sudah mengoleksi dua poin hasil dari menahan imbang dua tim raksasa Asia yakni Arab Saudi (1-1) dan Australia (0-0).
Kemenangan atas Bahrain yang bernilai tiga poin, akan membuat koleksi poin Garuda menjadi lima bahkan hanya dalam tiga laga pertama Grup C.
Jumlah itu sudah lebih banyak dari keseluruhan poin yang didapatkan Vietnam dan Thailand ketika mereka jadi wakil Asia Tenggara di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia.
Thailand harus puas finis di posisi buncit alias keenam di Grup B putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2018. Gajah Perang cuma mengoleksi dua poin dari 10 laga, tanpa sekalipun meraih kemenangan.
Sementara itu, Vietnam punya catatan lebih baik. Mereka memang finis di posisi buncit Grup B putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022, tetapi mampu mengoleksi empat poin dari 10 laga.
Sebagai informasi, Piala Dunia 2026 memberikan lebih banyak kesempatan untuk wakil-wakil Asia lolos ke putaran final.
Baca Juga: Bek Sayap Timnas Malaysia Ngaku Pemain Keturunan Indonesia: Ibu Saya dari Pulau Bawean Gresik
Dengan perubahan jumlah peserta dari 32 menjadi 48 peserta, Asia mendapatkan jatah delapan tiket langsung plus satu tiket play-off untuk lolos ke ajang yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko itu.
Andai mampu finis dua besar di Grup C, Timnas Indonesia akan lolos otomatis ke Piala Dunia 2026.
Namun, jika hanya mampu finis empat besar, tim asuhan Shin Tae-yong masih punya kesempatan dengan lolos ke putaran keempat.
Selain menghadapi Bahrain, Timnas Indonesia akan bertandang ke markas China dalam matchday keempat Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada 15 Oktober mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Seruan Boikot Menguat,DFBAkhiri Polemik: Jerman Tetap Ikut Piala Dunia 2026
-
Manchester United Butuh 'Paul Scholes Baru' di Bursa Transfer Musim Panas
-
Australia Bakal Mati-matian Pertahankan Luke Vickery dari Rayuan John Herdman
-
Putra Legenda Liverpool, Beau Redknapp Resmi Debut di Brentford U-21
-
Rizky Ridho Banjir Ucapan Selamat dari Skuad Timnas Indonesia, Kenapa?
-
Eksklusif! Eks PSG Layvin Kurzawa Buka Suara: Soal Bobotoh dan Pilih Persib Bandung
-
Inter Milan Sapu Bersih 7 Laga Tandang, Cristian Chivu Masih Belum Puas
-
Profil Dzikry Lazuardi, Analis Baru Timnas Indonesia Era John Herdman
-
Detik-detik John Herdman Dapat Asisten Pelatih Lokal untuk Timnas Indonesia
-
John Herdman Blusukan ke Eropa, Aksi Kevin Diks dan Dean James jadi Sorotan