Suara.com - Mengenal lebih jauh orang tua Julian Oerip, pemain keturunan Indonesia milik AZ Alkmaar yang jadi kandidat kuat naturalisasi selanjutnya setelah Mees Hilgers dan Eliano Reijnders. Terutama sosok say ayah, Arthur Oerip.
Julian Oerip merupakan salah satu pemain keturunan Indonesia yang masih berusia muda dan kini bermain di klub kasta teratas Belanda, AZ Alkmaar.
Namanya sudah jadi perbincangan sejak usianya 16 tahun. Di usia tersebut, Julian Oerip, sapaannya, telah mencatatkan bermain bagi Jong AZ yang tampil di kasta kedua Belanda, Eerste Divisie.
Debut itu didapat bukan tanpa alasan. Setahun sebelumnya, atau saat usia 15 tahun, Julian telah diberi kontrak profesional oleh AZ Alkmaar hingga 2025.
Kontrak profesional itu diberikan karena AZ Alkmaar memandang Julian sebagai salah satu talenta terbaik dari akademinya.
“Julian adalah gelandang yang terampil secara teknis dengan banyak kemampuan mencetak gol dan kedalaman,” kata Kepala Pengembangan Pemain Muda AZ Alkmaar, Paul Brandenburg dikutip dari Azfanpage.
Kini di usianya yang sudah 17 tahun, Julian pun sudah menjadi langganan di Eerste Divisie bersama Jong AZ atau AZ Alkmaar U-21.
Karenanya, ia pun disebut-sebut layak dinaturalisasi untuk mengisi pos gelandang serang Timnas Indonesia.
Terlepas dari kiprah apiknya, menarik untuk mengupas orang tua Julian Oerip. Kira-kira, dari siapa darah Indonesia yang mengalir di tubuhnya dan siapa ayah serta ibunya?
Baca Juga: Timnas Malaysia Ungkit Kehebatan Wonderkid Lokal, Sindir PSSI Soal Hobi Naturalisasi?
Keturunan Surabaya
Julian Oerip merupakan pemain keturunan Indonesia yang lahir di Alkmaar, Belanda pada 26 Oktober 2006, alias hampir menginjak usia 18 tahun dalam hitungan hari.
Ia merupakan salah satu pemain muda bertalenta dari akademi AZ Alkmaar. Julian mampu menyita perhatian bersama tim U-17 dan U-18, kendati saat itu usia baru 15 tahun.
Selama bermain di akademi AZ Alkmaar, Julian telah mencetak 27 gol dan 11 assist dari total 87 penampilan di level kelompok umur.
Julian sendiri memiliki darah Indonesia dari pihak sang ayah. Disebutkan, ayahnya merupakan keturunan Surabaya.
Diketahui dari Linkedin, ayah Julian bernama Arthur Oerip. Ia merupakan seorang konsultan senior di perusahaan perbankan dan jasa keuangan bernama ING yang berbasis di Belanda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026