Suara.com - Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM), Datuk Mohd Yusoff Mahadi membanggakan kehebatan Arif Aiman, wonderkid produk dari kompetisi domestik mereka, Liga Super Malaysia.
Menurutnya, andai Timnas Malaysia bisa memiliki 11 pemain setara Arif Aiman, wacana menaturalisasi pemain tidaklah diperlukan.
"Program pengembangan harus berjalan agar pemain tahu target level yang harus dicapai, seperti Arif Aiman," ujar Yusoff Mahadi, dikutip dari Harian Metro, Sabtu (5/10/2024).
Arif Aiman, pemain penting Timnas Malaysia, telah menjadi andalan skuad Harimau Malaya pada usia 22 tahun dengan 23 caps.
Bermain untuk klub papan atas Liga Super Malaysia, Johor Darul Tazim (JDT), Arif Aiman mencetak 12 gol dan 13 assist dari 24 laga di musim 2023/2024, dan melanjutkan performa apik musim ini dengan tiga gol dan tujuh assist dari delapan laga.
Wakil Presiden FAM, Yusoff Mahadi, menyatakan jika Malaysia memiliki 11 pemain setara Arif Aiman, naturalisasi tak diperlukan.
"Arif Aiman sudah menunjukkan level yang sama dengan pemain asing. Misalnya kita punya 11 Arif Aiman, tentu kita tidak membutuhkan lagi pemain naturalisasi," tegas Yusoff Mahadi.
Dia pun menekankan pentingnya kompetisi untuk menghasilkan pemain berkualitas.
Pernyataan Yusoff Mahadi memang tidak menyinggung sama sekali perihal proyek naturalisasi yang begitu masif dilakukan PSSI belakangan ini.
Namun, pernyataan itu menekankan perbedaan pandangan antara FAM dan PSSI perihal cara memperkuat tim nasional.
PSSI diketahui telah menaturalisasi 16 pemain di era kepelatihan Shin Tae-yong. Jumlah itu masih bisa terus bertambah mengingat rumor yang menyebut beberapa pemain keturunan lain tengah diincar federasi sepak bola nasional itu.
Di media sosial X, sempat muncul perdebatan perihal langkah PSSI ini. Banyak yang memberikan kritik bahwa federasi yang diketuai Erick Thohir juga harus serius membenahi liga dan pembinaan.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi