Suara.com - Pendukung Timnas Indonesia dibuat ketar-ketir dengan penampakan tangan Maarten Paes yang terlihat masih dililit perban jelang melawan Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Penampakan tangan Maarten Paes dililit perban ini terlihat dalam sebuah video yang direkam oleh teman sekamarnya, Sandy Walsh.
Dalam video yang diambil oleh Sandy Walsh itu, terlihat kiper milik FC Dallas itu masih terlilit perban deker berwarna hitam yang terlilit di pergelangan hingga telapak tangan kirinya.
Tak ayal kondisi tersebut membuat pendukung Timnas Indonesia takut jika kiper berusia 26 tahun itu tak bisa tampil melawan Bahrain.
Dalam berbagai laporan, disebutkan jika Paes memang datang ke pemusatan latihan Timnas Indonesia dalam kondisi cedera.
Cedera itu didapatkan di klubnya, FC Dallas. Disebutkan bahwa cedera itu merupakan cedera minor atau cedera kecil di sekitar pergelangan tangannya.
Karena cedera minor tersebut, FC Dallas tak memainkan Maarten Paes di dua pertandingan terakhir, yakni melawan San Jose Earthquakes dan Portland Timbers.
Bahkan karena cederanya itu pula, Paes sempat mendapat perawatan khusus dari dokter Timnas Indonesia setibanya di Bahrain.
Meski dilaporkan tengah cedera minor, Paes sendiri tetap terlihat ikut berlatih bersama Timnas Indonesia di Bahrain.
Baca Juga: Siapa Nigel Pattinasarany? Bisa Bela 3 Negara: Timnas Indonesia, India dan...
Skuad Garuda siap menggebrak Bahrain dalam laga ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (10/10) pukul 23.00 WIB ini dipastikan akan berlangsung sengit.
Kedua tim sama-sama mengincar kemenangan penuh untuk menjaga asa lolos ke putaran final Piala Dunia.
Pasukan Shin Tae-yong telah menunjukkan performa impresif di dua laga awal, menahan imbang dua raksasa Asia, Australia dan Arab Saudi.
Kini, dengan kekuatan penuh, Timnas Indonesia bertekad untuk melanjutkan tren positif dan bahkan meraih kemenangan perdana di babak ketiga kualifikasi.
Pertandingan ini menjadi ajang balas dendam bagi skuad Garuda atas kekalahan telak yang pernah dialami pada 2012. Motivasi tinggi untuk meraih kemenangan akan menjadi senjata tambahan bagi para pemain Indonesia.
Sementara itu, Bahrain juga tidak ingin kehilangan poin di kandang sendiri. Setelah dipermalukan Jepang dengan skor telak 0-5, Al Ahmar berambisi untuk bangkit dan meraih kemenangan atas Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Timnas Uzbekistan Mau Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Fabio Cannavaro Panggil 40 Pemain
-
Timnas Indonesia U-17 Bisa Segel Tiket ke Piala Dunia, Ini Hitung-hitungannya
-
Stadion Etihad Ganti Nama Jelang Manchester City vs Brentford, Kenapa?
-
Profil Timnas Swiss: Red Devils Bisa Jadi Mimpi Buruk di Piala Dunia 2026
-
Persib Tak Pernah Kalah dari Persija Selama 3 Tahun, Bojan Hodak Pede Menang di Samarinda
-
Jeremy Doku Bakal Tunjukkan Taring Generasi Baru Timnas Belgia Saat Hadapi Grup G Piala Dunia 2026
-
Laga Pembuka Piala Dunia 2026 AS vs Paraguay Masih Banyak Kursi Kosong, Minat Beli?
-
Duel Senior vs Junior: Luis Enrique Kirim Pesan Khusus ke Mikel Arteta Jelang Final Liga Champions
-
Jelang Piala Dunia 2026, Zion Suzuki Ingin Kembali ke Timnas Jepang Tapi...
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Bikin Kantong Jebol, Gianni Infantino: Wajarlah Ini Amerika!