Suara.com - Laga seru antara Timnas Indonesia dan China akan kembali tersaji dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pertandingan yang dijadwalkan pada Selasa, 15 Oktober di Stadion Qingdao Youth Football Academy ini dipastikan akan menyajikan tontonan menarik. Kedua tim sama-sama mengincar kemenangan perdana mereka di grup ini.
Sejarah pertemuan Timnas Indonesia vs China ini terbilang panjang dan penuh drama.
Sejak pertemuan pertama pada tahun 1957, Indonesia dan China sudah 17 kali saling berhadapan. Lantas, bagaimana rekap head-to-head kedua tim ini?
Pertemuan perdana kedua tim terjadi pada tahun 1957 dalam rangka kualifikasi Piala Dunia.
Saat itu, Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan perdana dengan skor telak 2-0 atas China di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Namun, pada pertemuan kedua, giliran China yang keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 4-3.
Perjalanan panjang kedua tim di kancah sepak bola internasional pun terus berlanjut.
Timnas Indonesia dan China kerap bertemu dalam berbagai ajang, mulai dari Kualifikasi Piala Dunia, Piala Asia, hingga turnamen persahabatan.
Dari 17 pertemuan tersebut, Timnas Indonesia berhasil meraih 3 kemenangan, 2 kali imbang, dan 12 kali kalah.
Baca Juga: Calvin Verdonk Bikin Kaget Fans, Tiba-tiba Muncul Dipinggir Jalan Sambil Makan Permen
Kemenangan terakhir Indonesia atas China terjadi pada tahun 1987 dalam ajang King's Cup. Saat itu, Garuda berhasil mengalahkan Naga dengan skor 3-1.
Sejak saat itu, Timnas Indonesia kesulitan untuk meraih kemenangan atas China.
Dalam 9 pertandingan terakhir, Timnas Indonesia hanya mampu meraih 2 kali hasil imbang dan 7 kali kalah.
Kekalahan terakhir Timnas Indonesia dari China terjadi pada tahun 2013 dalam Kualifikasi Piala Asia. Saat itu, Indonesia kalah tipis 0-1 dari China.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Kaltim Siapkan Tiga Stadion untuk Piala AFF U-17 2026
-
Disingkirkan Bodo/Glimt, Cristian Chivu Klaim Inter Milan Sudah Berikan Segalanya
-
Juventus Lirik Kembali Si Anak Hilang, Emil Audero Masuk Radar Transfer
-
John Herdman Langsung Dapat Tantangan dari PSSI Jelang FIFA Series 2026
-
Cerita Pemain Jepang Yusuke Sasa Main di Tangerang, Depok hingga Jadi Mualaf di Bogor
-
Menemukan Ketenangan dalam Islam Usai Pensiun, Cerita Bek Nyentrik Abel Xavier yang Mualaf
-
Pundit Belanda Desak Maarten Paes Cs Tak Lagi Dilatih Fred Grim
-
Snoop Dogg Bikin Heboh di Swansea City, Pelatih Lawan Spill Bau Tak Biasa di Lorong Stadion
-
Maarten Paes Baru Debut di Ajax, Posisinya Justru Terancam Karena Kebijakan Jordi Cruyff
-
Inter Milan Disingkirkan Bodo/Glimt, Cristian Chivu Bakal Diganti Diego Simeone?