Suara.com - Robin Kelder menjadi pemain keturunan kesekian yang mengungkapkan ketertarikan untuk membela Timnas Indonesia. Lalu, dari mana asal usul darah Indonesia bek FC Groningen U-21 ini?
Robin Kelder mengaku punya seperempat darah Indonesia dalam dirinya. Hal itu bisa terjadi lantaran nenek dari pihak ayahnya merupakan asli Indonesia.
"Darah Indonesia ada dari keluarga ayah saya," kata Robin Kelder kepada YouTuber Yussa Nugraha dikutip pada Jumat (25/10/2024).
"Nenek saya lahir di Jakarta. Jadi dia dari Indonesia. Sedangkan kakek saya orang Belanda. Jadi ayah saya setengah Indonesia," tambahnya.
Menariknya, ayah Robin Kelder yang berdarah campuran Indonesia-Belanda merupakan mantan pesepak bola yang pernah membela De Graafschap.
Ayahnya menikah dengan perempuan asal negara Antilen, sebuah wilayah otonom dalam Kerajaan Belanda yang terletak di Kepulauan Karibia.
Hal itu membuatnya memiliki kultur yang beragam, meski budaya khususnya makanan Indonesia lah yang cukup dia kenali.
"Ibu saya dari Antilen, saya belum pernah ke Indonesia, tapi sangat ingin," kata Robin Kelder.
"Terkait makanan favorit, saya suka rendang. Ya nenek saya terutama kalau dia datang, dia selalu memasak itu. Saya menikmatinya," tambahnya.
Baca Juga: Prestasi Kevin Diks: Calon Pemain Timnas Indonesia dengan 6 Gelar Juara
Karier Robin Kelder
Robin Kelder, pemuda berbakat berusia 19 tahun, kini menjadi kapten untuk tim FC Groningen U-21.
Sebagai pemimpin tim di usia muda, Kelder menunjukkan potensi besar dan dedikasi tinggi untuk karier sepak bolanya.
Musim ini, ia telah tampil dalam enam pertandingan, membantu FC Groningen U-21 memuncaki klasemen sementara Liga U-21 Belanda atau U21 Division 1 Fall.
Kelder memiliki fleksibilitas bermain yang luar biasa. Dia fasih menempati posisi bek tengah maupun gelandang bertahan, meskipun jika diberi pilihan, pos gelandang bertahan adalah favoritnya.
Namun, hingga kini, FC Groningen U-21 lebih sering menurunkannya sebagai bek tengah.
"Gelandang tengah. Kalau saat ini saya jarang bermain sebagai gelandang bertahan, tetapi lebih sering sebagai bek tengah," jelas Robin Kelder.
Dengan gaya bermainnya yang kuat dalam duel fisik, Kelder merasa nyaman saat berhadapan langsung dengan lawan di lapangan.
"Saya adalah seorang pemain yang suka berduel jika bermain sebagai gelandang bertahan."
"Lalu saya sering datang dalam situasi di mana saya banyak berduel."
Sebagai pemain muda yang menonjol, Kelder juga sering berlatih bersama tim senior FC Groningen. Hal ini menjadi kesempatan besar baginya untuk mengembangkan keterampilan dan meningkatkan peluang promosi ke tim utama.
"Ya, kadang mereka ada juga pertandingan di mana pemain inti tidak bisa main dan kami yang dipanggil," jelas Kelder.
Profil Singkat Robin Kelder
Nama: Robin Kelder
Kewarganegaraan: Belanda
Tanggal lahir: 25 Maret 2005 (19 Tahun)
Posisi: Bek tengah, gelandang bertahan
Klub: FC Groningen U-21
Sejarah Transfer:
1 Juli 2016: ACV Assen Youth ke Groningen Youth
1 Juli 2021: Groningen Youth ke Groningen U-18
1 Juli 2023: Groningen U-18 ke Groningen U-21
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026
-
Orleans Masters 2026: Tumbang dari Unggulan, Ubed Akui Petik Pelajaran Berharga