Suara.com - Perbandingan prestasi antara pelatih anyar yang ditunjuk mengasuh Arab Saudi, Herve Renard, dan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menjadi catatan yang patut diperhatikan sebelum keduanya adu taktik pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Herve Renard memang pernah mengalahkan Shin Tae-yong, tepatnya saat dia mengasuh Maroko dalam duel melawan Korea Selatan pada laga persahabatan yang berlangsung pada 2017. Ketika itu, Maroko sukses menang 3-1 atas Korea Selatan.
Tentu saja, pencapaian keduanya menjadi pembahasan yang layak diulas. Sebab, Herve Renard dan Shin Tae-yong bakal sama-sama mempertaruhkan reputasinya pada pertemuan ini.
Berikut Suara.com menyajikan perbandingan prestasi yang pernah dicatatkan oleh Herve Renard dan Shin Tae-yong sebelum berjumpa pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
1. Saat Jadi Pemain
Catatan kedua pelatih ini memang terhitung sangat kontras apabila indikatornya ialah pencapaian ketiak aktif bermain. Sebab, apabila dilacak ke belakang, Shin Tae-yong punya kiprah yang lebih mentereng.
Saat masih aktif bermain, STY pernah menjuarai K League 1 sebanyak enam kali bersama Seongnam Ilhwa Chunma. Bersama klub yang sama, dai juga pernah menjuarai satu Piala FA Korea, tiga Piala Liga Korea, satu Piala Super Korea, dan Piala Asia Antarklub.
Tak hanya itu, ada juga gelar Asian Super Cup, Afro-Asian Club Championship, dan A3 Champions Cup. Sementara itu, Herve Renard sama sekali tak punya rekam jejak yang membanggakan saat masih aktif bermain.
2. Saat Melatih Klub
Baca Juga: Jelang Timnas Indonesia vs Jepang, Media Asing Singgung Tragedi Kanjuruhan
Sementara itu, rekor keduanya saat melatih klub juga masih terhitung jomplang. Sebab, Rekor Shin Tae-yong juga termasuk lebih mentereng dibandingkan pencapaian Herve Renard dalam konteks klub.
Shin Tae-yong tercatat pernah membawa anak asuhnya menjuarai Liga Champions Asia 2010 ketika mengasuh Seongnam Ilhwa Chunma. Di klub yang sama, STY juga pernah menjuarai Piala FA Korea 2011.
Adapun Herve Renard belum pernah merasakan gelar juara ketika melatih klub, yakni Draguignan (1999-2001), Cambridge United (2004), Nam Dinh (2004), Cherbourg (2005-2007), Sochaux (2013-2014), dan Lille (2015).
3. Kiprah Melatih Timnas
Shin Tae-yong tampaknya harus mengakui keunggulan Herve Renard apabila kategorinya digeser dalam kiprah mengasuh tim nasional. Sebab, juru taktik asal Prancis itu terhitung lebih bersinar.
Dia pernah meraih dua gelar Africa Cup of Nations (AFCON bersama dua negara yang berbeda, yakni ketika mengasuh Zambia pada 2012 dan Pantai Gading pada 2015. Satu gelar lainnya ialah COSAFA Cup 2013 bersama klub yang disebut paling awal.
Sementara itu, satu-satunya kiprah membanggakan STY ialah membawa Korea Selatan menjuarai Piala EAFF pada 2017. Ini adalah gelaran bagi negara-negara Asia Timur.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Jelang Timnas Indonesia vs Jepang, Media Asing Singgung Tragedi Kanjuruhan
-
STY Sebut Indonesia Bisa Finish di Posisi 4 Besar Dengan Mudah, Meremehkan?
-
Viral Momen Ernando Ari Tangani Dislokasi Bahunya Sendirian, Kiper Timnas Indonesia Disebut Mirip Lego
-
4 Tim Eropa Paling Diuntungkan Setelah Pemainnya Berseragam Timnas Indonesia
-
Ini Alasan 1.500 Warga Korea akan Dukung Langsung Timnas Indonesia Habisi Jepang di GBK!
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Antrean iPhone Tidak Bisa Menjadi Ukuran Kesejahteraan Indonesia
-
3 Poin Harga Mati! Jordi Amat: Timnas Indonesia Wajib Libas Timor Leste
-
Isu Gaji Manajer KDMP Capai Rp16 Juta Sebulan, dari Mana Sumbernya?
-
4 Shio yang Hoki dan Bahagia 31 Juli 2026, Masa Sulit Berakhir Mulai Hari Ini
-
Timnas Indonesia vs Timor Leste, John Herdman: Bukan Hanya Cetak Banyak Gol tapi...
-
Timnas Indonesia vs Timor Leste Sore Ini: Tim Garuda Diterpa Kabar Buruk
-
Soft Life Makin Populer: Saat Gen Z Lebih Pilih Hidup Tenang dan Seimbang
-
Bedak Shade Light Beige Cocok untuk Warna Kulit Apa? Ini 5 Rekomendasinya dari Produk Lokal
-
6 Daftar Mobil Listrik yang Dapat Subsidi Pemerintah, Terbaik untuk Libas Jalanan Kota
-
Profil Sitti Husniah Talenrang, Bupati Gowa yang Diperiksa Polisi Terkait Korupsi Seragam Sekolah