Suara.com - Besok 15 November 2024, Timnas Indonesia menjamu Jepang dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Jepang dianggap lebih unggul dan Timnas Indonesia menjalani misi sulit. Meski begitu bola itu bundar dan semua hal dapat terjadi di lapangan hijau.
Di atas kertas tak ada yang bisa pungkiri bahwa Jepang adalah raksasa Asia saat ini. Mereka punya pemain berkualitas di semua lini, ditilik dari rangking FIFA pun Jepang lebih unggul dibanding Indonesia. Tapi bukan berarti Jepang tidak punya kelemahan.
Menariknya, pelatih Shin Tae-yong sebenarnya punya modal kuat untuk bisa membawa Timnas Indonesia mengalahkan Jepang. Modal itu ialah kemenangan Korsel atas Jerman di Piala Dunia 2018.
Apa hubungannya kemenangan Korsel atas Jerman dengan peluang Indonesia kalahkan Jepang?
Salah satu media Australia, The Roar beberapa waktu lalu mempublikasikan artikel mengenai kelemahan Jepang. Dalam ulasannya, kebangkitan sepak bola Jepang tak bisa dipisahkan dengn Jerman.
Sejak 1861, Jepang menjalin hubungan erat dengan Jerman. Catatan sejarah ini tak bisa dipisahkan dengan cara Jepang membangun sepak bola mereka.
Orang-orang Jepang selalu menganggap bangsa Prusia atau Jerman layak ditiru dan dicontoh. Bahkan dengan filosofi 'fukoku kyohei' atau yang artinya memperkaya bangsa, memperkuat militer, Jepang meniru Jerman di segala bidang, termasuk sepak bola.
Jika bertanya kepada orang Jepang, siapa bapak sepak bola mereka, mayoritas akan menjawab Dettmar Cramer. Siapa Dettmar Cramer? Sosok yang dianggap profesor sepak bola ini ialah pria kelahiran Dortmund, Jerman yang membangun sepak bola Jepang.
Baca Juga: Sandy Walsh Kangen Duet Maut Pratama Arhan - Elkan Baggott, Mau Lobi STY BIar Berdamai?
Cramer yang datang ke Jepang pada 1960 memperkenalkan taktik dan filosofi sepak bola Jerman yang kemundian diserap Jepang. Cramer menekankan pada displin, efisiensi dan organisasi permainan.
8 tahun setelah kedatangan Cramer, tim nasional Jepang sukses meraih medali perunggu Olimpiade 1968.
Selama ini publik mengira bahwa sepak bola Jepang disebabkan Brasil, karena Brasil jadi diaspora Jepang terbesar, seperti Indonesia dengan Belanda. Selain itu, banyak pemain Brasil yang bermain di J-League.
Namun sebenarnya, Brasil sama sekali tidak mempengaruhi sepak bola Jepang.
Kembali ke laga Timnas Indonesia vs Jepang, Shin Tae-yong yang memiliki taktik jitu saat mengalahkan Jerman di Piala Dunia 2018 bisa menerapkan pendekatan yang sama untuk tim Garuda.
Jika ditilik lebih mendalam, beberapa kelamahan Jepang sebenarnya cermin dari kelemahan Jerman. Seperti diketahui, Jepang memiliki keunggulan seperti pemain mereka kerja keras, displin dan organisai tim.
Berita Terkait
-
Sandy Walsh Kangen Duet Maut Pratama Arhan - Elkan Baggott, Mau Lobi STY BIar Berdamai?
-
Latihan Timnas Jepang Dihiasi Canda Tawa, Remehkan Timnas Indonesia?
-
Profil Xavi Woudstra, Pemain Keturunan 'The Next Hakim Ziyech', Eligible Bela Timnas Indonesia
-
Panas! Tijjani Reijnders Tantang Eliano Reijnders 'Saling Menghancurkan' di Piala Dunia 2026
-
Muncul Foto Elkan Baggott Rangkul Kapten Timnas Jepang, Bisa Main?
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kata-kata Ajdin Hrustic Bawa Timnas Australia Cetak Sejarah Amankan Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Kolombia vs Portugal: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Benteng Terakhir Arema FC! 4 Penjaga Gawang Siap Tempur di Super Legue 2026/2027
-
3 Fakta Menarik Jelang Selandia Baru vs Belgia, Laga Hidup Mati di Grup G Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Lionel Messi Terancam Tergusur di Daftar Top Skor Piala Dunia 2026 karena Sosok Ini
-
Prediksi Superkomputer: Ini 8 Tim yang Bakal Lolos Lewat Jalur Peringkat 3 Terbaik Piala Dunia 2026
-
Korea Selatan Terancam Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Legenda Manchester United Buka Suara