Suara.com - Kekurangan Shin Tae-yong ramai-ramai dibahas netizen Tanah Air usai Timnas Indonesia menelan kekalahan telak dari Jepang dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Empat gol tanpa balas bersarang di gawang Timnas Indonesia saat menjamu Jepang pada matchday kelima fase Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kekalahan itu seolah membuka mata publik Tanah Air akan kesenjangan level Timnas Indonesia saat ini dengan lawan-lawan di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia kali ini
Padahal saat ini skuad Garuda sudah banyak diperkuat pemain keturunan dengan level kualitas yang sudah teruji di kompetisi kasta teratas Eropa.
Namun Timnas Indonesia tetap saja kalah dengan skor telak dari Jepang, hal ini memunculkan perdebatan di media sosial, khususnya perihal Shin Tae-yong.
Publik Tanah Air ramai-ramai menguliti kekurangan Shin Tae-yong sebagai seorang pelatih, menyusul tekanan agar pelatih asal Korea Selatan ini mundur.
Setidaknya tiga kekurangan Shin Tae-yong yang membuat netizen sekaligus fan Timnas Indonesia berada dalam keresahan, lantas apa saja? berikut di antaranya.
1. Tak Bisa Bahasa Indonesia
Kekurangan utama Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia yakni tidak bisa berbahasa Indonesia, meski saat ini banyak pemain di skuad Garuda yang berbahasa Inggris.
Baca Juga: Media Vietnam Soroti Desakan STY Out, Penentuan di Laga Lawan Arab Saudi?
Namun komunikasi yang terjadi tidak hanya sebatas pada pemain, tetapi juga para staf dan manajemen skuad Garuda, termasuk petinggi PSSI dan juga berkomunikasi dengan klub-klub lokal Tanah Air
Hal ini menjadi sorotan utama netizen Indonesia, meski beberapa waktu lalu Shin Tae-yong mengaku akan memulai belajar Bahasa Indonesia.
2. Hanya Punya Satu Jurus
Gaya bermain Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong cenderung monoton, bahkan saat menghadapi tim-tim lemah seperti Malaysia, Singapura, Bangladesh hingga Brunei.
Dengan komposisi skuad yang mumpuni seperti saat ini, skuad Garuda seharusnya bisa mengimbangi Jepang, hingga terhindar dari kebobolan lebih dari sekali.
Entah apa yang ingin dicapai Shin Tae-yong dengan taktik andalannya, namun harapan untuk melihat Timnas Indonesia bermain dengan kreativitas nihil.
Berita Terkait
-
Media Vietnam Soroti Desakan STY Out, Penentuan di Laga Lawan Arab Saudi?
-
Erick Thohir Ungkap Materi Pemain Timnas Indonesia Sudah Setara Jepang dan Korsel
-
Erick Thohir Berniat Mundur dari PSSI, Wapres Gibran Pasang Badan! Sudah Pak..
-
Marselino Ferdinan Dituduh Biang Kerok Eliano Reijnders Dicoret STY: Kalah Sama Camat...
-
Erick Thohir Ancam Mundur dari PSSI, Sumardji: Bagian dari Kekecewaan
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji
-
Link Live Streaming PSG vs Arsenal: Siapa Bakal Angkat 'Si Kuping Besar'?
-
Head to Head Luis Enrique vs Klub Inggris: Arsenal Jadi Korban Terbaru?
-
Wasit Final Liga Champions Daniel Siebert: Klub Inggris Lebih Sering Menang, PSG Waspada