Suara.com - Perbedaan harga pasaran Marselino Ferdinan dan Ole Romeny menjadi sorotan menarik dalam dunia sepak bola. Kedua pemain ini memiliki karier yang berbeda, dengan nominal nilai pasar yang mencerminkan jenjang karier mereka.
Marselino Ferdinan kini menjadi pemain Oxford United di kasta kedua Liga Inggris.
Nilai pasarannya saat ini diperkirakan sebesar 300 ribu Euro atau sekitar Rp5,04 miliar.
Sebelum berkarier di Inggris, Marselino sempat bermain untuk klub Belgia, KMSK Deinze, setelah meniti kariernya bersama Persebaya Surabaya.
Sebagai jebolan Persebaya, Marselino mencetak sejarah di Liga 1 musim 2021-2022.
Ia tampil pertama kali pada usia 17 tahun dua hari, menjadi pemain termuda yang pernah dimainkan Persebaya.
Dalam debutnya, ia berperan dalam kemenangan 3-1 melawan Persikabo 1973, sebuah awal yang mencerminkan bakat dan potensinya.
Sementara itu, Ole Ter Haar Romeny, kelahiran Nijmegen, Belanda, pada 20 Juni 2000, memiliki perjalanan karier yang berbeda.
Bermain sebagai penyerang untuk FC Utrecht, nilai pasarannya mencapai 1,5 juta Euro atau sekitar Rp25,2 miliar, angka tertinggi dalam kariernya sejauh ini.
Baca Juga: Girang Lihat Timnas Indonesia Menang, Kevin Diks Sampai Lakukan Ini
Romeny memulai kariernya di akademi DVOL Youth sebelum bergabung dengan NEC Nijmegen pada 2011.
Ia dipromosikan ke tim utama NEC Nijmegen pada 2018 dan sempat dipinjamkan ke FC Emmen pada musim 2020-2021 meski gagal mencetak gol.
Namun, musim 2022-2023 menjadi titik baliknya dengan torehan 11 gol dalam 33 pertandingan untuk FC Emmen.
Kini, di FC Utrecht, ia telah mencetak tiga gol dalam 26 pertandingan hingga November 2024.
Diibaratkan harga mobil, Marselino Ferdinan pemain seharga 1 Tesla Cybertruck. Sementara Ole Romeny 5 Tesla Cybertruck.
Dari perbandingan ini, terlihat bahwa Marselino dan Romeny memiliki perjalanan karier yang unik dengan nilai pasar yang mencerminkan pengalaman dan kontribusi masing-masing di lapangan hijau.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Desil Tak Sesuai? Warga Bisa Sanggah Lewat Aplikasi Cek Bansos
-
Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas
-
Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan
-
Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Resmi Gabung Klub Bundesliga, Bakal Main di FIFA ASEAN Cup?
-
Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar Sambil Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus
-
Subsidi Motor Listrik Berlaku September 2026
-
Karhutla di Indragiri Hulu Capai 434 Hektare, Didominasi Gambut Ditanami Sawit
-
Pendakian Gunung Gede Ditutup hingga 31 Agustus, TNGGP Pastikan Kondisi Pascakebakaran
-
Mensesneg Ungkap Status Guru PPPK Akan Dipindah Jadi Pegawai Pusat
-
Ulasan Drama Key To The Phoenix Heart: Penuh Intrik dan Konflik Kekuasaan