Suara.com - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, tidak ingin terlalu pusing dengan empat kekalahan beruntun yang didapat timnya menjelanng duel melawan Tottenham pada pekan ke-12 Liga Inggris di Stadion Etihad, Manchester, Minggu (23/11/2024) dini hari WIB.
Dikutip dari laman resmi klub, Pep mengatakan jika empat kekalahan beruntun bagi dirinya merupakan sesuatu yang wajar, terlebih ia sudah cukup lama menangani Manchester City.
Pelatih berkebangsaan Spanyol itu melanjutkan, jika timnya kini memang tengah dalam kondisi yang kurang baik karena menelan empat kekalahan beruntun, namun sebelumnya mereka dapat mengamankan empat gelar Liga Inggris.
"Empat kekalahan? Dengar ketika Anda telah menjadi manajer dalam delapan atau sembilan tahun di satu klub, Anda menjalani semua skenario dan situasi. Anda bisa kalah empat kali berturut-turut dan pada saat yang sama Anda bisa memenangkan empat Liga Premier berturut-turut," terang Pep.
"Perbedaannya adalah bahwa sebagian besar tim dapat kalah dalam empat pertandingan di tiga kompetisi berbeda, tetapi hanya satu tim yang memenangkan empat Liga Primer berturut-turut. Itu pernah terjadi. Dalam satu musim dalam delapan atau sembilan tahun, kedua sisi mata uang itu akan terjadi," sambungnya.
Diketahui Manchester City menelan kekalahan pertama mereka musim ini dari Tottenham pada ajang Piala Liga Inggris, lalu takluk di Liga Inggris dari Bournemouth dan Brighton, serta dari Sporting di Liga Champions.
Meskipun begitu, beberapa waktu lalu Pep memutuskan untuk memperpanjang masa baktinya bersama Manchester City hingga musim panas 2027 mendatang karena dirinya merasa dicintai di klub tersebut.
"Saya merasa dicintai. Bukan hanya karena fakta saya mengabdi lama di sini karena kami menang. Saya tidak menang. Kami menang banyak. Kami kalah empat kali berturut-turut musim ini, tetapi kami memenangkan empat Liga Primer berturut-turut. Kami menang bersama-sama," tegas Pep.
"Semua ini terjadi, ada momentumnya. Jadi saya di sini karena kami menang. Jadi orang-orang mungkin berkata 'kami suka Pep' karena kami menang banyak. Dan mulai kalah telak, telak, telak, orang-orang berkata apa alasan saya bertahan di sini. Itu normal, di mana-mana," pungkasnya.
Baca Juga: Tijjani Reijnders Dirumorkan ke Barcelona, Kondisi Eliano Reijnders Jadi Sorotan
(Antara)
Berita Terkait
-
Tijjani Reijnders Dirumorkan ke Barcelona, Kondisi Eliano Reijnders Jadi Sorotan
-
Resmi! Pep Guardiola Perpanjang Kontrak 2 Tahun di Manchester City
-
Ole Romeny di Antara Manchester City dan Juventus, Kini Yakin Bela Timnas Indonesia
-
Keciduk di RS Cibubur, Ole Romeny Hampir Tes Medis di Manchester City
-
AS Roma Resmi Memecat Ivan Juric, Pelatih Liga Inggris Ini Harus Waspada!
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Cari Pemain Kuat di Super League, Begini Strategi John Herdman untuk Dongkrak Timnas Indonesia
-
Jordy Wherman Masuk Radar John Herdman Jelang FIFA Series 2026?
-
Hasil Super League: Brace Alex Martins Bawa Dewa United Bungkam Arema FC
-
John Herdman Mulai Perburuan Pemain Keturunan di Eropa demi Perkuat Timnas Indonesia
-
Saga Bursa Transfer: Manchester City Bawa Pulang Trent Alexander-Arnold ke Inggris?
-
Di Balik Momen Lucu Emil Audero Ketinggalan Bus, Sikap Ramahnya Jadi Sorotan Media Italia
-
Viral Stadion Barcelona: Biaya Renovasi Capai Rp25 T, Atap Bocor Camp Nou Kebanjiran
-
Persib Bandung Borong Pemain Diaspora, PSSI Yakin Kekuatan Timnas Indonesia Tak Akan Melemah di 2026
-
Jerman Serukan Boikot, Prancis Pasang Badan untuk Piala Dunia 2026
-
7 Pemain Diaspora Merapat ke Super League, Berbanding Terbalik dengan Visi John Herdman