Suara.com - Penyerang naturalisasi, Greg Nwokolo, membeberkan fakta unik di Timnas Indonesia pada eranya. Ia menyebut para pemain Garuda di eranya manja seperti Hello Kitty.
Hal ini diungkapkan Greg Nwokolo saat berbincang-bincang dengan Valentino Simanjuntak dalam Podcast di kanal YouTube PODSEA.
Dalam Podcast tersebut, pemain kelahiran Nigeria ini secara tersirat mengungkapkan bahwa banyak pemain Indonesia tak bermental baja.
Ia mengambil contoh pada eranya, di mana banyak pemain Timnas Indonesia manja sehingga meminta perubahan seperti meminta ganti pelatih atau ganti manajemen.
“Zaman aku di Timnas (Indonesia) semua manja. Dimarahin sedikit kayak Hello Kitty,” buka Greg Nwokolo kepada Valentino Simanjuntak.
“(Mereka minta) pelatihnya harus ganti, manajemen harus ganti. Selalu begitu,” lanjut eks penyerang Persija Jakarta tersebut.
Hal ini menurut Greg berbanding terbalik dengan era Shin Tae-yong, di mana pelatih memegang kendali dan bersikap tegas terhadap para pemainnya.
Alhasil, pemain yang tidak patuh dan tidak memiliki mentalitas akan ditendang oleh Shin Tae-yong dari skuad Timnas Indonesia.
“Sekarang pak Erick (Thohir) datang kasih Shin Tae-yong, Shin Tae-yong bilang ‘Hey kamu ga mau kerja keras, keluar’. Kamu lihat sekarang mereka di mana?.”
Baca Juga: Ungkapan Berkelas Dony Tri Pamungkas Pasca Kegagalan Timnas Indonesia
“This is Football. Football is not Hello Kitty, Football buat laki-laki yang punya mentalitas,” pungkas pemain yang kini berusia 38 tahun tersebut.
Sekadar informasi tambahan, Shin Tae-yong memang dikenal sebagai pelatih yang tegas dan tak pandang bulu terhadap para pemainnya.
Tak terhitung berapa banyak pemain yang sudah dicoret oleh pelatih asal Korea Selatan itu karena dianggap melakukan tindakan indisipliner dan menyalahi aturan yang telah ditetapkan.
Ketegasan ini pun nyatanya berbuah manis seiring progres yang ditunjukkan oleh Timnas Indonesia terhitung sejak kedatangan Shin Tae-yong.
Di tangannya, Timnas Indonesia mampu naik 48 peringkat di ranking FIFA dari semula di posisi ke-173 dan sempat naik ke posisi 125 pada November kemarin.
Tak hanya soal ranking saja, progres yang ditunjukkan Timnas Indonesia di era Shin Tae-yong juga terlihat di lapangan.
Di tangannya, tim Merah Putih mampu lolos ke Piala Asia 2023 untuk pertama kalinya sejak 17 tahun lalu, dan pertama kalinya ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Bahkan, progres ini bisa saja berlanjut dengan dan berakhir manis, mengingat Timnas Indonesia masih berpeluang lolos otomatis ke Piala Dunia 2026.
(Felix Indra Jaya)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji
-
Link Live Streaming PSG vs Arsenal: Siapa Bakal Angkat 'Si Kuping Besar'?
-
Head to Head Luis Enrique vs Klub Inggris: Arsenal Jadi Korban Terbaru?
-
Wasit Final Liga Champions Daniel Siebert: Klub Inggris Lebih Sering Menang, PSG Waspada