Vietnam juga menghadapi tantangan saat transisi dari Philippe Troussier ke Kim Sang-sik.
Butuh waktu bagi mereka untuk beradaptasi dengan strategi baru, sesuatu yang bisa menjadi ancaman bagi Timnas Indonesia jika memutuskan mengganti Shin Tae-yong sekarang.
4. Gagal Lolos
Saat ini, Timnas Indonesia masih dalam perjuangan menuju Piala Dunia 2026 dengan empat laga tersisa di putaran ketiga Kualifikasi zona Asia.
Menghadapi lawan berat seperti Australia, Bahrain, China, dan Jepang, konsistensi dalam strategi sangat penting.
Pergantian pelatih di momen krusial ini bisa menjadi perjudian besar karena tidak ada jaminan pelatih baru mampu membawa tim meraih hasil lebih baik dalam waktu singkat.
5. Pesangon
Shin Tae-yong baru saja menandatangani kontrak jangka panjang dengan PSSI hingga Juni 2027.
Kontrak ini diberikan mengingat peran pentingnya dalam membawa Timnas Indonesia ke berbagai turnamen besar, termasuk Piala Asia 2027.
Baca Juga: Media Korea: Shin Tae-yong Sedang Terpojok
Jika PSSI memutuskan untuk mengakhiri kerja sama lebih awal, mereka harus membayar pesangon dalam jumlah besar, yang bisa menjadi beban finansial bagi federasi.
Memecat Shin Tae-yong bukanlah keputusan yang bisa diambil tanpa pertimbangan matang.
Risiko besar mulai dari terganggunya perkembangan tim, kehilangan harmonisasi skuad, hingga ancaman gagal lolos ke Piala Dunia 2026 harus diperhitungkan.
Selain itu, beban finansial akibat pesangon yang tinggi juga menjadi faktor penting. PSSI harus menimbang dengan cermat sebelum membuat keputusan yang dapat memengaruhi masa depan sepak bola Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
Demi Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Rela Korbankan Real Madrid?
-
Libas PSM Makassar, Bali United Raih 3 Kemenangan Beruntun
-
Bojan Hodak Pastikan Mental Persib Bandung Tetap Kuat Meski Poin Disamai Borneo FC
-
Oxford United Degradasi, Ole Romeny Jadi Pemain Indonesia Kedua di Kasta Ketiga Liga Inggris
-
Meet The World with SKF 2026 Tuntas Digelar, Indonesia Siap Pertahankan Gelar Dunia
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Ogah Kehilangan Poin Lagi Saat Jumpa Bhayangkara FC
-
Dikritik Tajam, Maarten Paes Pamerkan Statistik Gokil yang Bawa Ajax Raih Kemenangan
-
Jadi Pemain Terbaik Lawan Fiorentina, Jay Idzes Sukses Tularkan Kepercayaan Diri ke Skuad Sassuolo
-
Oxford United Degradasi, Media Luar Sebut Piala Presiden 2025 Jadi Salah Satu Penyebab
-
Saddil Ramdani Akhirnya Dipanggil ke Timnas Indonesia, Intip Statistiknya