Suara.com - Pelatih baru Timnas Indonesia, Patrick Kluivert sudah berangkat dari Amsterdam, Belanda menuju Indonesia pada Jumat (10/1/2025) pukul 20.30 waktu setempat atau Sabtu (11/1/2025) pukul 02.30 WIB.
Kluivert yang terbang menggunakan maskapai KLM Royal Dutch Airlines nomor penerbangan KL 809 rute Bandara Schiphol, diperkirakan tiba di Indonesia pada Sabtu (11/1/2025) pukul 18.10 WIB.
Namun, berdasarkan situs Flight Stats, pesawat KLM KL 809 yang ditumpangi Kluivert akan lebih dulu transit di Bandara Kuala Lumpur, Malaysia pada Sabtu (11/1/2025) sekitar pukul 17.05.
Setelahnya, pesawat baru akan melanjutkan perjalanan dan diperkirakan tiba di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pada pukul 18.10 WIB.
Jadwal penerbangan dan kedatangan Kluivert sesuai dengan apa yang sebelumnya disampaikan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Dalam konferensi pemecatan Shin Tae-yong, Erick menjelaskan bahwa pelatih baru Timnas Indonesia akan tiba di Tanah Air pada Sabtu (11/1/2025).
Kluivert sendiri direncanakan bakal diperkenalkan PSSI secara langsung pada Minggu (12/1/2025). PSSI akan menggelar konferensi pers di Jakarta pada sore WIB.
Kluivert ditunjuk PSSI sebagai pelatih baru Garuda untuk menggantikan Shin Tae-yong. Meski demikian, banyak respons negatif yang disampaikan warganet atas penunjukkan eks Barcelona ini.
Meski merupakan sosok bintang saat masih bermain, Kluivert dianggap tidak memiliki rekam jejak yang baik sebagai pelatih.
Baca Juga: Bantah Nova Arianto soal STY, Bung Towel: Itu Pembohongan Publik!
Sebelum menerima tawaran Timnas Indonesia, Kluivert sudah menganggur selama kurang lebih satu tahun setelah dipecat klub Turki, Adana Demirspor.
Selain Kluivert, dua asisten pelatih Timnas Indonesia juga merupakan orang Belanda. Mereka adalah Alex Pastoor dan Denny Landzaat.
Selain itu, PSSI menegaskan bakal ada dua pelatih Indonesia yang akan menjadi asisten Kluivert, meski saat ini belum disebutkan nama-namanya.
Patrick Kluivert dan staf pelatih sudah ditunggu tantangan berat bersama Timnas Indonesia. Garuda ditarget lolos ke Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia saat ini menduduki urutan tiga klasemen Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan koleksi enam poin, cuma unggul selisih gol dari Arab Saudi, China dan Bahrain di bawahnya.
Pada 2025, Timnas Indonesia akan memainkan empat laga sisa Grup C yakni menghadapi Australia dan Bahrain pada Maret, dan melawan China dan Jepang pada Juni mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Bongkar Taktik Agresif Kurniawan Saat Timnas Indonesia U-17 Bantai Timor Leste
-
Klasemen Grup A Piala AFF U-17 2026: Indonesia dan Vietnam Memimpin
-
Persija Disindir The Jakmania, Mauricio Souza Buka Suara
-
Enggan Larut Euforia, Frans Putros Minta Persib Bandung Fokus Hadapi Dewa United
-
FIFA Godok Playoff Tambahan Piala Dunia 2026, Peluang Timnas Indonesia Bakal Ikut?
-
Kobbie Mainoo Menghilang, Manchester United Tumbang, Carrick Beri Penjelasan
-
Legenda Timnas Indonesia Puji Gol Akrobatik Pemain Garuda Muda ke Gawang Timor Leste
-
Aksi El Preman Justin Hubner di Belanda: Bela Pemain Timnas Indonesia, Labrak NAC Breda
-
Bantai Timor Leste 4-0, Kurniawan Dwi Yulianto Soroti Kelemahan Timnas Indonesia U-17
-
Presiden Meksiko Ungkap Alasan FIFA Tolak Iran Pindah Venue Piala Dunia 2026 ke Negaranya