Suara.com - Kekuatan Timnas Indonesia utamanya di lini tengah akan semakin kuat pasca kabar pemain Royal Antwerp, Jairo Riedewald bakal dinaturalisasi PSSI.
Kabar naturalisasi Riedewald juga dipertegas oleh pelatih anyar Timnas Indonesia, Patrick Kluivert. Menurut eks Newcastle United itu ia sudah berbicara secara pribadi kepada sejumlah pemain keturunan Indonesia, termasuk Jairo Riedewald.
"Secara pribadi saya sudah berbicara dengan beberapa pemain untuk dinaturalisasi. Saya sibuk berdiskusi dengan pemain naturalisasi," kata Patrick Kluivert dalam sesi konferensi pers di Hotel Mulia, Jakarta, Minggu (12/1/2025).
"Mungkin saya bisa membocorkan salah satu nama tersebut adalah Jairo Riedewald, saya sudah berbicara dengannya dan berusaha meyakinkannya untuk dinaturalisasi secepatnya,” jelasnya.
Jairo Riedewald lahir di Haarlem, Belanda pada 9 September 1996. Karier sepak bola berawal saat ia main di akademi kota kelahirannya. Riedewald kemudian pindah ke akademi Ajax.
Ada satu cerita menarik yang pernah diungkap Riedewald saat ia menimba ilmu di akademi Ajax. Pemain berposisi gelandang bertahan itu mengaku hanya menjadi kelinci percobaan.
"Saya seperti kelinci percobaan," kata Riedewald saat diwawancarai oleh NOS pada 29 September 2015.
"Semuanya diuji sedikit demi sedikit kepada saya. Begitulah yang tersampaikan kepadaku dan begitu yang diceritakan kepadaku," lanjutnya.
Jairo Riedewald bahkan mengaku pelatih fisiknya, Bas Bruning memintanya untuk menjalankan sejumlah program baru demi meningkatkan performance di lapangan.
Baca Juga: Bakal Bela Timnas Indonesia, Rekam Medis Jairo Riedewald Ngeri-ngeri Sedap
"Bas berkata, ini adalah program baru, lihat apakah Anda akan menyukainya. Saya juga selalu harus berbagi pengalaman saya setelah menjalani program latihan itu. Misalnya jika saya lelah saat berolahraga," cerita Riedewald.
Menurutnya sejak 2012, ritme kehidupanya sebagai seorang pemain muda berubah 180 derajat. Ia harus menjalani hari-hari bak pemain profesional. Tidur baginya bukan lagi pilihan.
"Saya berusia 16 tahun tapi hidup seperti atlet profesional dan melapor tiap pagi kepada pelatih fisik untuk latihan kebugaran dan stabilitas," ungkapnya.
"Itu melelahkan dan sulit," keluh Riedewald. Meski begitu ia mengaku hal tersebut menguntungkan bagi kariernya. "Secara fisik saya siap untuk semuanya,"
Jairo Riedewald lebib lanjut menceritakan bahwa ia menjadi pemain tengah karena ditempatkan oleh Frank de Boer saat masih di Ajax. Kondisi itu juga tak lepas karena Ajax kehilangan pemain, Niklas Moisander yang pindah ke Sampdoria.
"Saya pikir Riedewald bisa dengan mudah menjadi pemain Ajax dan berikutnya membela Belanda," kata Frank de Boer.
"Jairo punya bakat yang luar biasa, tetapi ada monster dalam dirinya yang perlu dibangkitkan," sambung de Boer.
Berita Terkait
-
Bakal Bela Timnas Indonesia, Rekam Medis Jairo Riedewald Ngeri-ngeri Sedap
-
PSSI Dipimpin Erick Thohir, Pengamat: Dia Ketum Terbaik tapi 2 PR Ini Wajib Dibenahi
-
Patrick Kluivert Tak Dibebani Target oleh PSSI, Pengamat: Mana Mungkin
-
Oki Rengga Serang Bung Towel, Eks Timnas Indonesia Ikutan Memaki
-
Frans van Balkom Senior Patrick Kluivert yang Dipecat Gegara Bentak Petinggi PSSI
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kuota Internet Adalah Hak Milik! MK Wajibkan Operator Sediakan Opsi 'Anti-Hangus'
-
BGN Bongkar Pelanggaran SOP MBG, Dapur Kedapatan Memasak Terlalu Cepat
-
6 Sepatu Jalan dengan Desain Unik yang Tidak Pasaran, Nyaman Dipakai Seharian
-
Harga Emas dan Buyback di Pegadaian Hari Ini Naik: Antam Menguat, UBS Paling Tinggi
-
Pemerintah Pangkas Pajak Makanan Jadi 1 Persen, Beban Hidup Rakyat Jepang Berkurang
-
UMY Kembangkan 5 AI Pendeteksi Penyakit, Bantu Diagnosis Kanker hingga Tumor Otak Lebih Cepat
-
Apa Tema Hari Pramuka 2026? Ini Makna dan Filosofi Logo Resminya
-
Unisa Yogyakarta Perkuat Riset Lewat Laboratorium Animal House, Dukung Pengembangan Kandidat Obat
-
Purbaya Mau Tarik Uang Investor Global dari Dubai ke Indonesia lewat PFII
-
Fenomena 'Makan Tabungan', Potret Rapuhnya Ketahanan Kelas Menengah