Suara.com - Timnas Indonesia disejajarkan dengan klub Premier League, Tottenham Hotspur. Bukan soal prestasi, melainkan karena pecat pelatih disaat tim sedang bagus-bagusnya.
Seperti diketahui, drama PSSI pecat Shin Tae-yong masih hangat buat dibahas. Juru taktik asal Korea Selatan itu di PHK disaat skuad Garuda sedang menunjukkan performa yang bagus.
Di bawah asuhan Shin Tae-yong, Timnas Indonesia bersaing ketat lolos ke Piala Dunia 2026, meski statusnya tim terlemah. Bukannya menunggu hingga babak kualifikasi Piala Dunia selsai, PSSI pecat STY di manq masih tersisa empat laga lagi.
Situasi ini mirip dengan apa yang terjadi di Tottenham Hotspur saat ditukangi Jose Mourinho. Lelaki asal Portugal itu dipecat setelah antarkan Spurs ke laga final Piala Liga Inggris pada 2021.
"Jika Tottenham Hotspur punya sebuah bangsa, Indonesia jawabannya. Sulit untuk memahami apa yang terjadi pada Garuda," tulis media Australia, The Roar.
"Tim tampil gila-gilaan di fase ini. Kemenangan heroik atas Arab Saudi di kandang jelas merupakan puncak dari tim, diperkuat dengan banyak pemain baru naturalisasi kelahiran Belanda, mengirim mereka ke peringkat ketiga berdasarkan selisih gol yang lebih baik," lanjutnya.
Untuk informasi, Tottenham Hotspur dijuluki klub Yahudi di Liga Inggris. Hal ini lantaran Spurs punya ikatan kuat dengan komunitas orang-orang Yahudi di London Utara.
Lebih lanjut, The Roar juga menyinggung penunjukkan Patrick Kluivert sebagai pelatih. Mereka meragukan sepak terjang mantan pemain AC Milan itu.
"Menggantikan Shin dengan Patrick Kluivert. Karier bermainnya gemilang dibayangi oleh rekor buruknya sebagai seorang pelatih," tulis The Roar.
Baca Juga: Indra Sjafri: Patrick Kluivert Orang Baru, Saya Sudah 14 Tahun Pegang Timnas
"Pemecatan Shin Tae-yong mengejutkan banyak orang Indonesia, yang mendewakan orang Korea atas kontribusinya terhadap kebangkitan Indonesia. Tidak mengherankan, mereka sangat marah dengan pemecatan tersebut," tutupnya.
Timnas Indonesia akan menantang Australia dalam lanjutan Grup C di ronde tiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pertandingan berlangsung di Sydney pada 20 Maret mendatang.
Berita Terkait
-
Indra Sjafri: Patrick Kluivert Orang Baru, Saya Sudah 14 Tahun Pegang Timnas
-
Jairo Riedewald: Posisi yang Baik untuk Mengukir Sejarah
-
Ini Kemampuan Jairo Riedewald yang Bisa Ringankan Beban Patrick Kluivert, Thom Haye dan Ivar Juga akan Senang
-
Baru Saja Didepak, Shin Tae-yong Comeback ke Indonesia
-
Siapa Pemain U-20 yang Bakal Dicomot Patrick Kluivert? Indra Sjafri: Saya Pikir...
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Suporter Kongo Viral di Piala Afrika 2025, Diam Membatu Selama 115 Menit Pertandingan
-
Eks Bomber Aston Villa: Arsenal Bakal Gampang Juara Premier League Musim Ini
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
Liverpool vs Leeds: Cody Gakpo Bidik Rekor Langka Ian Rush di Awal 2026
-
Nasib Marcus Rashford di Barcelona Masih Abu-abu, Transfer Rp587 Juta Masih Tanda Tanya
-
Calon Kuat Pelatih Chelsea Liam Rosenior Sudah Tahu Kualitas Bintang Timnas Indonesia, Kok Bisa?
-
Dipecat Chelsea di Awal Tahun 2026, Begini Statistik Lengkap Enzo Maresca
-
Profil Liam Rosenior Calon Kuat Pelatih Chelsea Pengganti Enzo Maresca
-
Chelsea Pecat Enzo Maresca, The Blues Siapkan Dua Calon Pengganti
-
Breaking News! Pecat Enzo Maresca, Chelsea Hanya Sampaikan 99 Kata