Suara.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga menyebut tidak mungkin Ole Romeny ke Indonesia jelang FIFA Matchday Maret 2025.
Karena itu, Ole Romeny disebut Arya direncanakan bakal menjalani sumpah perwarganegaraan di luar negeri dalam hal ini Inggris untuk menyelesaikan proses naturalisasinya.
"Kami mencoba dengan sangat cepat. Pengambilan sumpah mungkin tidak di Indonesia karena kompetisi sedang berjalan, Oxford United masih bermain," jelas Arya dikutip dari kanal YouTube-nya, Kamis (23/1/2025).
Arya menjelaskan bahwa PSSI dikejar waktu untuk merampungkan proses naturalisasi Ole Romeny agar sang pemain bisa debut pada Maret 2025.
Merujuk kalender resmi FIFA, jeda internasional atau FIFA Matchday terdekat akan berlangsung pada Maret mendatang.
Di atas kertas, jeda internasional merupakan waktu para pesepak bola mendapatkan jatah libur dari klubnya. Ole Romeny bisa memanfaatkan itu untuk menjalani sumpah WNI di Indonesia.
Namun, merujuk jadwal Timnas Indonesia, hal itu dinilai berisiko karena terlalu mepet. Pasalnya, PSSI juga harus mengajukan perubahan asosiasi ke FIFA pasca Ole mendapatkan paspor Indonesia.
Berdasarkan pertimbangan itu, PSSI berencana menggelar sumpah WNI Ole Romeny di luar negeri, agar naturalisasi sang pemain bisa rampung sebelum dua laga Timnas Indonesia pada Maret mendatang.
"Tidak mungkin untuk [Ole] Romeny pergi ke Indonesia ketika FIFA Matchday saat Maret 2025. Itu terlalu mepet. Diproses Februari 2025 selesai semua. Maret 2025 bisa bermain," kata Arya.
Baca Juga: Marselino Ferdinan: Ada Tekanan
Saat ini, dokumen naturalisasi Ole Romeny telah lengkap. Prosesnya bahkan sudah masuk ke DPR RI.
"Mudah-mudahan, prosesnya di DPR yang sudah mulai sidang pada 20 Januari 2025, mungkin dalam waktu dekat bisa diproses dalam sidang DPR," kata Arya Sinulingga.
Ole Romeny merupakan penyerang berusia 24 tahun. Pada bursa transfer musim dingin ini, dia hengkang dari FC Utrecht ke klub kasta kedua Liga Inggris, Oxford United.
Kehadiran pemain berdarah Medan itu diharapkan bisa menjadi solusi dari seretnya gol yang diciptakan lini depan skuad Garuda.
Romeny diketahui bisa tampil diberbagai posisi di lini depan baik striker tengah maupun winger.
Timnas Indonesia akan bertandang ke markas Australia pada 20 Maret, sebelum lima hari berselang menjamu Bahrain di Jakarta.
Dua pertandingan itu merupakan lanjutan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Radovan Pankov Beberkan Alasan Gabung Persija: Tantangan Baru demi Gelar Juara
-
Gabung Persija, Aqil Savik Akui Sempat Minta Restu Istri dan Keluarga di Bandung
-
Prediksi Superkomputer Opta: Inggris Bungkam Argentina dalam 90 Menit
-
Resmi Jadi WNI, Striker Didikan Amerika Mitchell Baker Tak Sabar Bela Timnas Indonesia
-
Prancis vs Spanyol: Lini Serang Tersubur Kontra Pertahanan Terbaik di Piala Dunia 2026
-
Isu Malvinas Bikin Semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina Beraroma Perang
-
Andoni Iraola Tebar Janji untuk Liverpool: Main Menyerangn dengan Intensitas Tinggi
-
Psywar Ala Didier Deschamps: Prancis Bukan Unggulan, Spanyol Kandidat Juara
-
Xabi Alonso Minta Chelsea Pertahankan Enzo Fernandez, Dipagari Harga Rp2,9 Triliun
-
Jelang Inggris vs Argentina: Cerita Tangan Tuhan Mario Kempes yang Untungkan Albiceleste