Suara.com - Pelatih baru Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg, merupakan sosok yang vokal dalam bersuara, ia bahkan tak segan mengkritik habis-habisan Ajax Amsterdam.
Geralrd Vanenburg ditunjuk sebagai pelatih baru Timnas Indonesia U-23 pada 24 Januari 2025, belum diketahui ia akan bertugas sampai kapan.
Namun begitu, diketahui Geralrd Vanenburg tak hanya menjadi pelatih Timnas Indonesia U-23, tetapi juga asisten pelatih di timnas senior.
Sekilas tentang Vanenburg, pria berusia 60 tahun ini merupakan pelatih yang tegas dan vokal dalam menyuarakan kritik terhadap kebijakan tim.
Pria keturunan Belanda-Suriname ini bahkan pernah mengkritik habis-habisan Ajax Amsterdam yang dinilai sudah salah dalam memilih arah jalan.
Hal ini terjadi pada April 2023 lalu, Gerald Vanenburg terang-terangan tidak setuju dengan cara Ajax Amsterdam dijalankan.
Gerald bahkan tidak ingin bekerja sebagai pelatih jika hanya mengandalkan data dan daya, tanpa melihat sisi lain dari pemain.
"Saya ingin menunjukkan bahwa menurut saya Ajax telah mengambil jalan yang salah. Saat ini sebagian besarnya adalah data dan daya. Dan saya tidak ingin bekerja sebagai pelatih individu seperti itu," kata Gerald Vanenburg, dilansir dari ESPN.
"Saya dibesarkan dan dilatih sebagai pesepakbola jalanan. Saya percaya bahwa sepak bola harus selalu menjadi pusat perhatian, namun sayangnya hal tersebut tidak lagi menjadi masalah," imbuhnya.
Lebih lanjut, Gerald ingin Ajax menjalankan tim dengan caranya sendiri tanpa harus meniru langkah yang dilakukan tim-tim lain.
Baca Juga: Karier Dan Prestasi Bung Towel, Si Mulut Pedas yang Kerap Bikin Fans Marah
Penggunaan teknologi hanyalah sebatas pembantu, bukan sebaliknya dan itu membuat Geralrd Vanenburg benar-benar marah.
"Bagaimanapun, saya pikir Ajax harus selalu berlatih dan bermain dengan kekuatannya sendiri. Dan taktik bukanlah hal yang terpenting."
"Itulah sepak bola.Teknologi pelatihan dalam segala hal. Itu sudah menjadi dasar taktik dan bukan sebaliknya. Saya pikir Anda terutama harus berlatih dan berada di lapangan untuk menjadi lebih," pungkasnya.
Gerald Vanenburg mungkin bisa lebih dari Shin Tae-yong yang tidak bisa diatur dalam menjalankan tim nasional, tapi itu positif.
Ketegasan Geralrd Vanenburg sangat dibutuhkan dalam membangun tim nasional, tak hanya di kelompok umur tetapi juga senior.
Kontributor: Eko
Berita Terkait
-
Karier Dan Prestasi Bung Towel, Si Mulut Pedas yang Kerap Bikin Fans Marah
-
Aji Santoso: Tiga Pelatih Lokal Asisten Patrick Kluivert
-
Momen Gerald Vanenburg Jadi Asisten Erik Ten Hag di Ajax Amsterdam
-
Cerita Gerald Vanenburg Berani Lawan Johan Cruyff hingga Hiddink
-
3 Wonderkid yang Menarik Disaksikan di Piala Asia U-20 2025
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar