Suara.com - PSSI resmi menunjuk Gerald Vanenburg sebagai pelatih anyar Timnas Indonesia U-23. Kehadirannya diharapkan membawa pengalaman dan mental juara ke skuat muda Garuda.
Vanenburg juga akan bergabung dalam tim kepelatihan Patrick Kluivert di Timnas Indonesia senior.
Profil Singkat Gerald Vanenburg
Lahir di Utrecht, Belanda, pada 5 Maret 1964, Vanenburg menghabiskan sebagian besar karier sepakbolanya di klub-klub elite Eropa.
Pemain yang dikenal dengan teknik tinggi dan visi permainan luar biasa ini pernah membela Ajax Amsterdam (1980-1986), PSV Eindhoven (1986-1993), serta klub lain seperti Jubilo Iwata, FC Utrecht, Cannes, dan 1860 Munich.
Setelah pensiun sebagai pemain, ia beralih ke dunia kepelatihan dengan memulai karier sebagai pelatih tim muda PSV pada tahun 2000.
Pengalamannya kemudian membawanya menangani beberapa klub, termasuk 1860 Munich, Helmond Sport, FC Eindhoven, dan sempat menjadi asisten pelatih di Willem II Tilburg sebelum akhirnya menerima tantangan baru di Indonesia.
Prestasi Cemerlang Sebagai Pemain
Vanenburg bukan sekadar mantan pemain biasa. Ia memiliki koleksi trofi bergengsi yang membuktikan kualitasnya di lapangan hijau.
Baca Juga: Beda Kelas! Indra Sjafri Dipecundangi, STY Pernah Hajar Suriah dengan Full Pemain Lokal
Selama membela Ajax, ia sukses membawa timnya meraih tiga gelar Eredivisie (1981-1982, 1982-1983, 1984-1985) serta dua trofi KNVB Cup (1982-1983, 1985-1986).
Prestasinya semakin gemilang saat bergabung dengan PSV Eindhoven, di mana ia mempersembahkan lima gelar Eredivisie (1986-1987, 1987-1988, 1988-1989, 1990-1991, 1991-1992) dan tiga trofi KNVB Cup.
Puncak kejayaannya terjadi pada musim 1987-1988 ketika bersama PSV, ia menjuarai Liga Champions.
Tak hanya itu, di level internasional, ia turut mengantarkan Timnas Belanda meraih gelar Piala Eropa 1988, yang hingga kini masih menjadi satu-satunya trofi besar bagi De Oranje. Dalam 42 penampilannya bersama timnas, ia juga mencatatkan satu gol.
Harapan Baru untuk Timnas Indonesia U-23
Dengan rekam jejak luar biasa sebagai pemain dan pengalaman kepelatihan yang solid, Vanenburg diharapkan dapat membangun skuat U-23 yang lebih kompetitif dan bermental juara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Diwarnai Kontroversi, David Beckham Sebut Atletico Madrid Seharusnya Dapat Penalti Lawan Arsenal
-
Siapa Keanu Sanjaya? Pahlawan Timnas Indonesia U-17 yang Pernah Cicipi Latihan di Klub Spanyol
-
Respons Vincent Kompany Usai Mikel Arteta Sindir Soal Jadwal Liga
-
Arsenal ke Final Liga Champions, Wenger Bungkam Kritik soal Selebrasi Arteta
-
Berapa Kali Arsenal Pernah Lolos ke Final Liga Champions?
-
Buka Suara soal Dugaan Rasisme, Henry Doumbia: Saya Yakin dengan Apa yang Saya Dengar
-
Athletic Club Resmi Tunjuk Edin Terzic sebagai Pelatih Baru
-
Phil Foden akan Perpanjang Kontrak di Manchester City hingga 2030
-
Mikel Arteta Sebut Lolos ke Final Liga Champions sebagai Malam Terbaik dalam Kariernya
-
Declan Rice Semringah usai Bawa Arsenal ke Final Liga Champions, Kirim Pesan untuk Suporter