Bola / Bola Indonesia
Minggu, 02 Februari 2025 | 10:46 WIB
Asisten pelatih timnas Indonesia, Alex Pastoor curhat dengan mepetnya persiapan. (Dok. Almere City)

Suara.com - Semakin kuat sinyal bagaimana cara bermain Timnas Indonesia jika Alex Pastoor yang mengemban tugas urusan taktik Skuad Garuda.

Sebagaimana diketahui, Alex Pastoor merupakan salah satu dari tiga asisten pelatih asing yang akan menemani Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia.

Penunjukkan Alex Pastoor terbilang jadi langkah strategis yang diambil oleh PSSI. Dari segi CV dan reputasi pelatih, Pastoor lebih mentereng dibandingkan Kluivert.

Pastoor yang usianya lebih senior dan lebih lama memulai karir kepelatihan dibanding Kluivert, diyakini bakal mendapat porsi untuk merumuskan taktik di Timnas Indonesia.

Untuk urusan gaya bermain, Pastoor dan Kluivert punya pendekatan berbeda. Kluivert cenderung bermain dengan gaya total football, sedangkan Pastoor lebih pragmatis dan direct.

Semakin ditegaskan bagaimana gaya kepelatihan Pastoor saat ia menjadi bintang tamu di sebuah acara di Belanda bernama De Aftrap yang tayang di YouTube.

Alex Pastoor membayangkan andai bisa bawa timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia.

“Aku selalu menggambarkan diriku sebagai seorang strategis. Keputusan yang aku ambil juga punya landasan yang bersifat struktural,” kata Alex Pastoor.

“Jika kita bermain dalam pertandingan, kita berusaha sebanyak mungkin memenangkan bola di area 16 meter lawan dan sebanyak mungkin menghindari bola di area kita sendiri,” jelasnya.

Pernyataan ini selaras dengan apa yang terjadi pada Almere City saat terakhir ditangani oleh Pastoor. Sistem permainan yang dibangun oleh Pastoor ini mengedepankan pressing dengan fokus mengunci bola di satu sisi lapangan.

Baca Juga: Siapa Luke Xavier Keet? Pemain Keturunan Sudah Salaman dengan Erick Thohir, Masuk Skema Patrick Kluivert?

Oleh karena itu, strategi ini melibatkan penjagaan satu lawan satu yang cukup agresif untuk menekan lawan dan memperbesar peluang merebut bola dan melakukan serangan balik yang berbahaya.

Saat ditanya apakah strategi Pastoor sama dengan filosofi yang dibuat oleh Johan Cruyff, pelatih 58 tahun itu tidak sepenuhnya membenarkan karena memang ada perbedaan yang cukup kontras.

Oleh karena itu, akan sulit membayangkan dan melihat jika Timnas Indonesia bakal bermain dengan filosofi total football jika nantinya Alex Pastoor mendapat mandat urusan taktik.

Ia membutuhkan pemain-pemain yang bisa bergerak dengan cepat dan melakukan tekanan intensif. Oleh karena itu, formasi yang mungkin diterapkan adalah 3-4-1-2. Formasi ini adalah andalan Alex Pastoor selama menjadi pelatih.

Kontributor: Aditia Rizki

Load More