Suara.com - Timnas Indonesia ditinggal bek keturunan serba bisa, Meshaal Hamzah Bashier Osman. Pemain 20 tahun itu memutuskan abroad dengan membela klub kasta teratas Liga Thailand, Nakhon Pathom United.
Meshaal Hamzah hengkang ke Thailand dengan status pinjaman dari Persija Jakarta. Hal itu diumumkan pada 3 Februari lalu.
Sebelumnya, Meshaal sempat dipinjamkan ke PSBS Biak, namun jarang bermain.
Bersama PSBS Biak, dia tercatat hanya tampil dua kali dengan total 103 menit di BRI Liga 1 2024/2025, karena lebih banyak dipanggil training camp (TC) ke Timnas Indonesia U-20.
Meshaal Hamzah diketahui memiliki darah Sudan dari kedua orang tuanya. Namun, karena lahir di Jakarta, dia bisa membela Timnas Indonesia.
Sebelum direkrut Persija Jakarta pada 2023 dan kemudian dipanggil pelatih Indra Sjafri ke Timnas Indonesia U-20, Marshal meniti karier bersama ASIOP.
Sebelum dipinjamkan ke Thailand, Meshaal belum pernah tampil di skuad utama Persija.
Meski demikian, dia menjadi andalan Timnas Indonesia U-20, membantu tim juara Piala AFF U-19 2024 dan lolos ke Piala Asia U-20 2025.
Dengan kualitas dan postur ideal, Meshaal berpotensi menjadi bek masa depan Timnas Indonesia.
Baca Juga: Simon Tahamata: Belanda yang Perintahkan Orang Maluku Tinggalkan Indonesia
Keputusan untuk berkarier di Liga Thailand juga diharapkan bisa meningkatkan kualitas bek bertinggi 1,83 meter yang diketahui juga bisa bermain sebagai gelandang bertahan itu.
Profil Meshaal Hamzah
Meskipun namanya baru mencuat belakangan ini sebagai pemain keturunan yang dipanggil ke Timnas Indonesia U-20, Meshaal Hamzah sebenarnya sudah menarik perhatian sejak lama.
Pemain berbakat ini telah menunjukkan potensi besar melalui berbagai prestasi di level junior, menjadikannya salah satu bintang muda yang patut diperhitungkan.
Meshaal Hamzah, yang memiliki nama lengkap Meshaal Hamzah Basier Osman, pertama kali mencuri perhatian saat melakukan debutnya lima tahun lalu bersama ASIOP Apacinti di Indonesia Junior League (IJL) Mayapada U-23 Grup Sensation, Java Soccer Academy.
Saat itu, ia menunjukkan bakat luar biasa yang langsung membuatnya diperhitungkan di kancah sepak bola junior.
Berita Terkait
-
Tim Geypens Keturunan Mana? Berikut Silsilahnya
-
Simon Tahamata: Saya Mendukung Program Naturalisasi Indonesia
-
Rekam Jejak Zulkifli Syukur, Calon Asisten Patrick Kluivert
-
Simon Tahamata, Calon Dirtek PSSI: Tak Mau Munafik, Saya Paham...
-
Simon Tahamata Kecewa dengan Belanda: Orang Maluku Berjuang untuk Mereka, tapi...
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Persib Hadapi 9 Laga 'Final', Bojan Hodak Siapkan Strategi Demi Hattrick Juara
-
Kombinasi 7 Negara, Bukti Keseriusan Tim Kepelatihan John Herdman
-
Benjamin Sesko Ungkap Cara Menjaga 'Rasa Lapar' sebagai Penyerang MU
-
Inter Miami Namai Tribun Stadion Baru dengan Nama Lionel Messi
-
John Herdman Ungkap Kunci Kemenangan Telak Timnas Indonesia atas St Kitts and Nevis
-
John Herdman Kenang Kanada, Cuma Menang 1-0 saat Melawan St Kitts and Nevis
-
Alasan John Herdman Tak Pernah Diam Sepanjang Pertandingan
-
Federico Valverde Buat Wembley Terdiam, Uruguay Tahan Imbang Inggris di Menit Akhir
-
Tijjani Reijnders Jadi Pahlawan Kemenangan Belanda atas Norwegia
-
John Herdman Ungkap Target Utama Timnas Indonesia, Lolos ke Piala Dunia 2030