Suara.com - Kiper muda Indonesia Cyrus Ashkon Margono atau Cyrus Margono kini membela KF Dukagjini, klub di Liga Kosovo.
Cyrus Margono diketahui memiliki darah campuran Indonesia dan Iran. Orang tuanya menanamkan nilai kecintaan terhadap Indonesia kepada Cyrus.
Pria kelahiran 9 November 2001 di Mount Kisco, New York, ini diketahui menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada Maret 2024.
Hal itu sesuai UU RI Nomor 12/2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. Pada Pasal 6 menyebutkan bawa kewarganegaraan ganda bisa mendapatkan status WNI tanpa perlu menjalani proses naturalisasi.
Kewarganegaraan ganda Cyrus terjadi lantaran keturunan orang tuanya. Sang ayah bernama Johan Margono lahir di Bali dan dibesarkan di Surabaya, Jawa Timur.
Nama belakang "Margono" berasal dari kakek Cyrus (ayah Johan) yang menggabungkan unsur "Mar" (dari nama nenek) dengan "Gono" untuk membentuk nama Jawa tradisional.
Sementara ibunya berasal dari Iran. Namun, nama lengkap sang ibu tidak diungkap secara publik.
Kombinasi kedua orang tua ini memungkinkan Cyrus memiliki tiga opsi kewarganegaraan: Indonesia (melalui ayah), Iran (melalui ibu), dan Amerika Serikat (tempat kelahirannya).
Harga Pasar Cyrus Margono
Berdasarkan data Transfermarkt terbaru, harga pasar (market value) Cyrus Margono tercatat sekitar Rp 869,08 juta (€50.000)
Nilai ini menunjukkan perbedaan signifikan dibandingkan kiper diaspora Indonesia lainnya, seperti Emil Audero Mulyadi (Rp 104,29 miliar) dan Maarten Paes (Rp 69,53 miliar).
Cyrus Ashkon Margono atau Cyrus Margono lahir pada 9 November 2001 di Mount Kisco, New York. Dirinya berposisi sebagai penjaga gawang.
Saat ini Cyrus bergabung dengan KF Dukagjini secara bebas transfer setelah sempat tanpa klub sejak Juli 2024. Ia pernah di Panathinaikos B (Yunani) sebelum pindah ke Kosovo.
Cyrus tetap dianggap sebagai salah satu prospek kiper muda Indonesia dengan pengalaman bermain di liga Eropa.
Berita Terkait
-
Mauricio Souza Bela Cyrus Margono: Jangan Nilai dari Satu Laga
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Cyrus Margono Jalani Debut Mengenaskan, Pelatih Persija Siapkan Evaluasi
-
Rapor Merah Iringi Debut Cyrus Margono di Persija Jakarta, Bagaimana Statistiknya?
-
Turki Akhiri Penantian 24 Tahun, Lolos ke Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kata-Kata Pelatih Indonesia yang Ikut Antar Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Putri
-
Imbang dan Atmosfer Damai, Marcos Santos Angkat Topi untuk Bobotoh dan Aremania
-
Arema FC Tahan Imbang Persib, Marcos Santos Bersyukur dan Bangga
-
Dean Zandbergen Semakin Bersinar di Belanda, Tutup Akhir Musim dengan Koleksi 15 Gol
-
Persib Ditahan Imbang Arema FC, Bojan Hodak: Kini Hidup Kami Lebih Rumit
-
Arsenal vs Newcastle United: Semua Statistik Berpihak ke The Gunners
-
3 Pesaing Dony Tri Pamungkas Jika Resmi Bergabung ke Legia Warszawa
-
Cremonese Dibantai Napoli, Emil Audero Justru Jadi Pemain Terbaik dan Tepis Penalti McTominay
-
Fadly Alberto Tetap Kejar Mimpi Pesepak Bola Profesional Meski Terancam Hukuman Berat Komdis PSSI
-
Ivar Jenner Ungkap Cuaca Panas Jadi Musuh Utama Pemain Keturunan Indonesia di Super League