Suara.com - Rafael Struick mengalami dua dunia berbeda antara Belanda dan Indonesia selepas menerima tawaran PSSI untuk dinaturalisasi pada Mei 2023. Dia mengakui, hari-hari pertamanya di tanah leluhur sangatlah kacau dalam arti positif.
Di Den Haag, Rafael Struick bisa berjalan santai, bertolak belakang saat di Indonesia menyusul popularitasnya melonjak drastis setelah debutnya bersama skuad Merah Putih.
Pengikutnya di Instagram melonjak tajam melampaui 730 ribu sebelum kini mencapai 4,6 juta. Setelah laga melawan Argentina pada Juni 2023 lalu, situasi Rafael Struick pun semakin kacau.
Dia bercerita kesulitan untuk sekedar berjalan-jalan di Jakarta. Menurutnya, hampir semua orang mengenalinya dan itu membuatnya jadi pusat perhatian.
"Kami ingin makan di pusat perbelanjaan, tetapi saya tidak bisa berjalan di sana," kata Struick dikutip dari artikel Omroepwest yang tayang pada 2023 lalu.
"Saat pertama tiba di bandara, orang-orang hanya mengenali saya sesekali. Setelah bermain melawan Argentina, semuanya berubah menjadi kekacauan."
Kala itu, meski baru mencatat empat pertandingan di Eerste Divisie, ia mendapat kepercayaan Shin Tae-yong karena hubungan baik mereka.
Struick pertama kali mengikuti pemusatan latihan U-20 di Spanyol pada Juni 2022 dan langsung menarik perhatian pelatih.
Momen paling berkesan baginya adalah saat 80.000 suporter di Jakarta menyanyikan lagu kebangsaan sebelum laga melawan Argentina.
Baca Juga: Sindiran Media Iran Usai Bantai Timnas Indonesia U-20: Kami Terdepan!
Kini, ia ingin lebih menyatu dengan Indonesia, termasuk belajar bahasa.
Rekan-rekannya di ADO Den Haag saat itu sering menggoda dengan sebutan "superstar," tetapi ia tetap rendah hati.
Di Belanda, ia menikmati anonimitas yang memotivasinya untuk terus bekerja keras.
Kini, Struick tengah berjuang untuk bisa kembali masuk skuad utama klub Australia Brisbane Roar yang dia bela sejak September tahun lalu.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
Terkini
-
Dari Fans Cilik Jadi Kiper Ajax, Maarten Paes Wujudkan Mimpi Masa Kecilnya
-
Drama Deadline Day: 5 Kisah Transfer Paling Gila dan Tak Terlupakan dalam Sejarah Liga Inggris
-
Opsi Pemain Naturalisasi Perdana John Herdman, 11-12 dari Kevin Diks, Posisi Gelandang Serang
-
Head to Head Maarten Paes vs AZ Alkmaar, Calon Lawan di Debut Bersama Ajax
-
Ujian Berat Menanti, Maarten Paes Berpotensi Debut Lawan Penakluk Ajax Musim Lalu
-
Cristiano Ronaldo Mogok Main Gara-gara Klub Pelit di Bursa Transfer
-
Ivar Jenner Sempat Dilirik Mantan Klub Jay Idzes, Kini Justru Santer ke Super League
-
Mauricio Souza Bangga Analis Persija Jakarta Naik Kelas ke Timnas Indonesia Bareng John Herdman
-
Pelatih Brasil Ikhlas Tangan Kanannya Dicomot John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Rahasia Paulo Ricardo Cepat Nyetel di Persija: Dari Teman Brasil hingga Iklim Tropis