Suara.com - Pergantian pelatih Timnas Indonesia dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert menjadi polemik beberapa waktu ke belakang, bahkan sampai saat ini.
Publik ada yang pro dengan keputusan PSSI, ada juga yang tidak. Lantas bagaimana dengan pemain Timnas Indonesia, apakah mereka mendukung keputusan PSSI menunjuk Kluivert sebagai pengganti Shin Tae-yong?
Salah satu pemain Timnas Indonesia, Sandy Walsh menegaskan bahwa ia dan rekan-rekannya mendukung penuh keputusan PSSI dan ketum Erick Thohir soal pergantian pelatih.
Meski diakui oleh Sandy Walsh, Shin Tae-yong telah membawa Timnas Indonesia ke arah lebih baik, bahkan mendekati lolos ke Piala Dunia 2026.
"Shin Tae-yong telah membawa kami melangkah jauh. Kita sudah dekat dengan Piala Dunia, lolos adalah tujuannya," kata pemain yang baru direkrut oleh Yokohama Marinos itu, seperti dilansir dari GVA, Minggu (16/2).
"Pelatih baru (Patrick Kluivert) tiba karena segalanya menjadi lebih besar. Kami memiliki lebih banyak pandangan ke depan. Evaluasi dilakukan oleh asosiasi dan kami semua mendukung pilihan ketua (Erick Thohir)," tambah Sandy Walsh.
Sandy Walsh mengharapkan bahwa pergantian pelatih di Timnas Indonesia membuat segalanya ke depan menjadi lebih baik.
"Dalam jangka panjang, ini seharusnya menjadi sebuah perbaikan," tegas Sandy Walsh.
Apa yang disampaikan oleh Sandy Walsh cukup masuk akal. Timnas Indonesia saat ini dilalih pelatih beken.
Baca Juga: Pemain Keturunan Liberia Cedera Parah, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia vs Australia dan Bahrain
Tidak hanya Patrick Kluivert yang namanya melegenda sebagai seorang striker. Ia juga dibantu oleh asisten dengan kapasitas jempolan, ada Alex Pastoor, Gerald Vanenburg hingga Denny Landzaat.
Pertaruhan pertama Patrick Kluivert Cs sebagai pelatih Timnas Indonesia ialah saat menghadapi Australia pada 20 Maret dilanjutkan melawan Bahrain dalam lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 25 Maret 2025.
Kemenangan jadi harga mati buat Kluivert demi hidupkan asa Tim Merah Putih lolos ke Piala Dunia untuk kali pertama dalam sejarah.
Berita Terkait
-
Pemain Keturunan Liberia Cedera Parah, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia vs Australia dan Bahrain
-
Usai Jadi WNI, Dion Markx Langsung Gacor Cetak Gol untuk NEC Nijmegen
-
Kabar Buruk untuk Patrick Kluivert, Penyerang Keturunan Alami Cedera ACL Jelang Lawan Australia
-
Prediksi Timnas Indonesia U-20 vs Uzbekistan Malam Ini, Waktunya Bangkit Meraih Kemenangan
-
Pertaruhan Harga Diri Indra Sjafri di Piala Asia U-20 2025
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Final Piala Asia Futsal 2025: 3 Pilar Penting Timnas Futsal Indonesia untuk Jungkalkan Iran
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Optimis Lawan Iran, Brian Ick: Kami Tak Ingin Kalah di Rumah Sendiri
-
John Herdman Buka Peluang bagi Pemain Terpinggirkan Kembali ke Timnas Indonesia
-
Shayne Pattynama Berharap Timnas Indonesia juga Bisa Sehebat Tim Futsal
-
John Herdman Nilai Timnas Indonesia Layak 5 Besar Asia Dengan Skuad Saat Ini
-
Erick Thohir Buka Suara Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia 2026
-
Mentalitas Juara Iran, Tak Gentar Hadapi Teror Suporter Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Final Piala Asia Futsal 2027, Hector Souto: Iran yang Seharusnya Tertekan
-
Kapten Jepang Menangis di Senayan, Akui Atmosfer Indonesia Arena Bikin Merinding