Suara.com - Emil Audero yang merupakan calon pemain timnas Indonesia memberikan dampak besar di klub barunya Palermo. Sebab, Il Rosanero tak pernah kalah sejak ia bergabung.
Palermo mendatangkan Emil Audero dari Como di bursa transfer Januari kemarin dengan status peminjaman.
Kehadiran penjaga gawang kelahiran Mataram membuat dampak besar bagi Palermo. Dari empat pertandingan yang sudah dilakoni, mereka tak pernah kalah.
Detailnya klub berjuluk Il Rosanero berhasil meraih dua kemenangan dan dua kali imbang sejak Emil Audero datang mengisi posisi penjaga gawang.
Kiper 28 tahun tersebut juga telah membuat dua kali nirbobol. Ia juga baru kemasukan empat gol dalam empat laga terakhir.
Selain itu, di klasemen Serie B Italia, posisi Palermo semakin membaik dengan duduk di peringkat ke-8. Artinya mereka masih berpotensi promosi karenamasuk ke dalam urutan playoff di Serie B.
Sementara itu, performa apik Emil Audero di Palermo tentu diharapkan menular ketika dirinya memperkuat timnas Indonesia.
Saat ini, eks Inter Milan dan Juventus tersebut sedang menunggu proses naturalisasi untuk menjadi WNI.
Jika rampung tepat waktu, diharapkan Emil Audero bisa bergabung dengan timnas Indonesia yang akan menjalani dua pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Australia serta Bahrain di Maret 2025.
Baca Juga: Berapa Banyak Pemain Keturunan Maluku di Timnas Indonesia Sekarang?
Berita Terkait
-
Cara Beli Tiket Timnas Indonesia vs Bahrain, Dijual Mulai Besok!
-
Alhamdulillah Timnas Indonesia Makin Untung, Pelatih Australia Dibuat Pusing Gara-gara Pemainnya
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Melejit Usai Kalahkan Australia, Begini Prediksinya
-
Tim Tamu Minta Naik Rantis, PSSI: Memangnya Mau Perang?
-
Dean James dan Joey Pelupessy Bikin Nathan Tjoe-A-On Terancam Jadi 'Camat' di Timnas Indonesia
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara
-
Pavel Nedved Si Meriam Ceko: Jenderal Lapangan Tengah dengan Tendangan Roket Mematikan