Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott, memang sebetulnya belum dibutuhkan oleh Patrick Kluivert untuk menghadapi dua laga terdekat melawan Australia dan Bahrain pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Menurut pengamat sepak bola Indonesia, Ronny Pangemanan, atau yang akrab disapa Bung Ropan, telah menolak tawaran dari Patrick Kluivert untuk memperkuat Timnas Indonesia. Alasannya, dia ingin mengejar menit bermain di klubnya.
“Patrick Kluivert sudah menghubungi Elkan Baggott, berdasarkan informasi yang saya dapat dari Ketua Umum PSSI. Kluivert bertanya terkait kebugaran Baggott dan kesiapannya untuk membela Timnas Indonesia,” kata Bung Ropan dikutip dari kanal YouTube-nya pada Kamis (27/2/2025).
“Tapi, Elkan Baggott menjawab untuk sementara ingin fokus bersama klubnya (Blackpool FC)," tambahnya. Ia ingin fokus mendapatkan menit bermain yang lebih banyak. Mungkin di FIFA Matchday selanjutnya, Elkan Baggott bisa bergabung," lanjut Bung Ropan.
Sebetulnya, Patrick Kluviert memang tak perlu kebingungan jika Elkan Baggott belum bersedia memperkuat skuad Garuda. Sebab, ada tiga alasan mengapa Timnas Indonesia belum membutuhkannya. Berikut Suara.com sajikan penjelasannya.
1. Stok Masih Melimpah
Tanpa Elkan Baggott, Patrick Kluivert sebetulnya tak perlu pusing-pusing mencari pemain penggantinya. Sebab, stok pemain bertahan di skuad Timnas Indonesia terhitung masih sangat melimpah.
Nama-nama seperti Jay Idzes, Mees Hilgers, hingga Justin Hubner tentu sudah cukup layak untuk menjadi andalan. Itu belum termasuk Rizky Ridho dan Jordi Amat yang berkarier di Asia Tenggara.
Kalaupun butuh pemain lainnya, Sandy Walsh dan Calvin Verdonk pernah dipasang STY sebagai bek tengah saat dibutuhkan. Masih ada juga Muhammad Ferarri yang performanya stabil.
Baca Juga: Tim Tamu Minta Naik Rantis, PSSI: Memangnya Mau Perang?
2. Baru Pulih dari Cedera
Belakangan ini, Elkan Baggott memang mulai tersingkir dari persaingan sektor pertahanan Blackpool karena mengalami cedera. Buktinya, dia tak banyak mendapatkan kesempatan bermain.
Pada pekan ke-33, dia hanya bermain selama satu menit jadi pengganti. Adapun partai terakhir melawan Stockport, dia hanya menjadi penghangat bangku cadangan.
Dengan performa seperti ini, Elkan masih harus berjuang untuk mencapai match-fitness. Sehingga, tenaganya masih belum dibutuhkan skuad Garuda karena performanya belum ideal.
3. Levelnya Belum Tinggi
Saat ini, Elkan Baggott memang masih berjuang untuk mendapatkan menit bermain yang lebih reguler bersama Blackpool. Dia harus bisa bermain dengan jam terbang yang tinggi untuk meningkatkan kualitasnya.
Elkan termasuk salah satu pemain yang level kompetisinya terhitung rendah. Sebab, Blackpool saat ini berkompetisi di kasta ketiga Liga Inggris. Elkan bisa kembali ke Timnas jika nanti sudah bermain di level yang lebih tinggi.
Sebab, rekan-rekannya seperti Jay Idzes dan Mees Hilgers semuanya bermain di kasta tertinggi di negaranya masing-masing.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Tim Tamu Minta Naik Rantis, PSSI: Memangnya Mau Perang?
-
Berapa Banyak Pemain Keturunan Maluku di Timnas Indonesia Sekarang?
-
Saddil Ramdani Dicoret, Ini Prediksi Daftar Pemain yang Dipanggil Patrick Kluivert ke Timnas Indonesia
-
Calvin Verdonk Harus Absen, Dean James Sedang Menggila
-
Erick Thohir Geleng-geleng dengan Sikap Bahrain Jelang Hadapi Timnas Indonesia di Stadion GBK
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Maut di Gudang Kayu Ngawi: Nestapa Suami Sembunyikan Istri dari Amukan Anak Kandung
-
Prabowo Minta TNI Beri Sesuatu yang Spesial untuk Masyarakat di Bulan Kemerdekaan
-
Amerika Serikat Bakal Punya Senator Muslim Pertama, Siapa?
-
Krisis Empati Nakes pada Pasien BPJS: Akibat 'Burnout' atau Bobroknya Sistem Kesehatan?
-
Pindah Agensi Baru, The Boyz Siap Lanjutkan Aktivitas Grup dengan 9 Member
-
FIFA ASEAN Cup 2026: Hadiah Rp15 M Menanti, Timnas Indonesia Siap Turunkan Skuat Terbaik
-
IHSG Berakhir Terkoreksi Tapi Masih di Level 6.300, DSSA Melesat Lagi
-
Pengering Higienis Panasonic CARE+ Edition Bantu Kurangi Bakteri & Jaga Pakaian Tetap Bersih
-
Disorot Dedi Mulyadi, Ini 7 Efek Mengerikan Tramadol yang Bisa Mengancam Nyawa
-
Sengketa Tanah PN Kota Bogor Memanas, Tergugat Beberkan Bukti Jual Beli 1992-1994