Suara.com - Jagat media sosial Tanah Air dihebohkan dengan kampanye yang dilakukan netizen untuk meng-Unfollow bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott. Apa penyebabnya?
Kampanye yang digalakkan netizen untuk meng-Unfollow bek berusia 22 tahun itu berkembang seiring kabar yang beredar jelang Timnas Indonesia bertarung di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Terlihat di media sosial Instagram, banyak netizen memberikan komentar ajakan agar meng-Unfollow Elkan Baggott karena dianggap tak nasionalis.
Anggapan ini lahir seiring munculnya kabar bahwa bek milik Ipswich Town ini menolak panggilan untuk membela Timnas Indonesia pada Maret ini.
Kabar tersebut bermula dari pernyataan pengamat sepak bola, Ronny Pangemanan atau Bung Ropan, melalui video yang diunggah di kanal YouTube-nya.
Melalui video unggahannya di YouTube, Bung Ropan menyebut jika Elkan Baggott menolak panggilan ke Timnas Indonesia karena ingin fokus bersama klubnya, Blackpool.
“(Patrick) "Kluivert bertanya terkait kebugaran Elkan Baggott dan kesiapannya untuk membela Timnas Indonesia,” buka Bung Ropan.
“Tapi, Elkan Baggott menjawab untuk sementara ingin fokus bersama klubnya (Blackpool FC)," lanjut pria yang juga dikenal sebagai komentator tersebut.
Tak hanya Bung Ropan saja, pengamat sepak bola lainnya, yakni Haris Pardede atau Bung Harpa, juga mengkonfirmasi bahwa Elkan Baggott tak akan berseragam Merah Putih di Maret ini.
Baca Juga: Pelatih Asal Spanyol di Klub Liga 1: Saya Bekerja di Negara Islam Seperti Ini...
Alih-alih menyebut bek Blackpool itu menolak, Bung Harpa menyebut jika Elkan Baggott tak masuk dalam daftar skuad Timnas Indonesia untuk menghadapi Australia dan Bahrain.
“Setidaknya di Maret ini, kita jangan berpikir dia akan tampil karena sudah dikonfirmasi tidak dipanggil,” kata Bung Harpa di kanal YouTube-nya.
Karena disebutkan menolak dan ingin fokus ke klub, maka netizen menganggap Elkan Baggott tak nasionalis dan lahirlah kampanye agar meng-Unfollow akun media sosialnya.
Andai benar menolak panggilan ke Timnas Indonesia, bukan tanpa alasan jika Elkan Baggott lebih memilih fokus terhadap kariernya di Blackpool.
Pasalnya di FIFA Matchday Maret 2025 ini, kompetisi League One yang jadi tempat Blackpool berkiprah masih menggelar pertandingan.
Di samping itu, Elkan Baggott ingin fokus dengan kariernya bersama klub berjuluk The Seasiders itu karena masa peminjamannya tak berjalan mulus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
5 Fakta Menarik Jop van der Avert, Bek Asing Baru PSIM Yogyakarta
-
Adu Rekor Timnas Futsal Indonesia vs Jepang Jelang Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Syauqi Saud Optimis Bisa Kalahkan Jepang di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Cerita Miris Ayah Ragnar Oratmangoen, Jadi Pemain Amatir di Belanda Tanpa Kewarganegaraan
-
Penyelamatan Pakai Wajah, Ahmad Habibie Gembira Dinyanyikan Suporter di Indonesia Arena
-
Alasan Timnas Futsal Indonesia Belum Tentu ke Piala Dunia meski Lolos Semifinal Piala Asia Futsal
-
TERBONGKAR! Vikings Pelaku Pelemparan Petasan Meledak ke Emil Audero
-
Tak Gentar, Hector Souto Punya Ide untuk Lawan Jepang di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Gagal Dapatkan N'Golo Kante, Fenerbahce Salahkan Al-Ittihad
-
Nova Arianto Pimpin Timnas Indonesia U-17 Hadapi China di Tangerang