Suara.com - Kapten Timnas Indonesia U-17, I Putu Panji Apriawan, menegaskan persiapan tim jelang Piala Asia U-17 2025 semakin intens. Bahkan, tidak ada santai-santai meski sejumlah pemain menjalani ibadah puasa.
Pemain yang berposisi sebagai bek ini menilai bahwa kondisi tim saat ini terus berkembang. Namun, masih tetap ada kekurangan yang harus ditingkatkan seperti pertajam taktik.
“Kondisi tim sejauh ini cukup baik. Di Yogyakarta kita meningkatkan kondisi fisik, dan di Bandung kita mulai mempertajam taktikal," kata Putu Panji dalam keterangannya.
"Intensitas latihan terus meningkat, dan itu menjadi tantangan bagi kami di bulan Ramadan, terutama bagi yang menjalani ibadah puasa,” jelasnya.
Menurutnya, selain kesiapan fisik, aspek mental dan pemahaman taktik juga harus diperkuat agar tim dapat tampil maksimal di turnamen mendatang. Sebab, level Piala Asia U-17 sangat tinggi.
Putu Panji juga mengungkapkan bahwa timnya banyak belajar dari perjalanan Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 di China belum lama ini. Tim besutan Indra Sjafri hancur lebur di kejuaraan tersebut.
Ditargetkan lolos ke Piala Dunia U-20 2025, Timnas U-20 malahan terhenti di fase grup. Hasil itu membuat PSSI pecat Indra Sjafri dari jabatannya sebagai pelatih kepala.
Putu Panji berharap Timnas U-17 dapat tampil lebih baik dengan selalu menjaga fokus sepanjang pertandingan.
“Mental, fisik, dan taktikal harus jauh lebih kuat untuk selalu fokus di setiap latihan, sehingga bisa maksimal di Piala Asia dan semoga bisa lolos ke Piala Dunia,” pungkas pemain kelahiran 2 April 2008 tersebut.
Baca Juga: Rafael Struick Bongkar 2 Masalah yang Bikin Dirinya Menghilang di Brisbane Roar
Pada Piala Asia U-17 2025 yang akan berlangsung pada 3-20 April mendatang di Arab Saudi, Garuda Muda tergabung di Grup C bersama Korea Selatan, Yaman, dan Afghanistan.
Adapun Timnas Indonesia U-17 diharapkan bisa lolos dari fase grup. Dengan begitu, Garuda Muda ada kans berlaga di Piala Dunia U-17 2025.
Nova Arianto Panggil Muka-muka Baru
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, tercatat memanggil sejumlah pemain baru untuk memperkuat timnya pada lanjutan pemusatan latihan (TC) jelang menghadapi Piala Asia U-17 2025.
Setidaknya, ada total 30 nama pemain yang dipanggil Nova Arianto untuk mengikuti TC Timnas Indonesia U-17 yang rencananya berlangsung di dua lokasi yang berbeda sebagai persiapan menuju Piala Asia U-17 2025.
TC yang pertama rencananya akan berlangsung di Bandung pada 3 hingga 12 Maret 2025. Setelah itu, skuad asuhan Nova Arianto akan menggelar pemusatan latihan lanjutan di Bogor pada 12 hingga 16 Maret 2025.
Berita Terkait
-
Rafael Struick Bongkar 2 Masalah yang Bikin Dirinya Menghilang di Brisbane Roar
-
Tinggi Badan Miliano Jonathans Terungkap! Pantas Jadi Incaran Timnas Indonesia
-
Meski Banyak Pengganti, Cederanya Kevin Diks adalah Kerugian bagi Timnas Indonesia
-
Waspada! 7 Hadits Palsu Tentang Puasa yang Sering Kita Dengar, Jangan Sampai Tertipu
-
Kevin Diks Cedera, Patrick Kluivert Tidak Perlu Pusing
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing