Suara.com - Menilik statistik Septian Bagaskara, penyerang Dewa United yang dipanggil Patrick Kluivert dan menjadi pemain debutan di skuad Timnas Indonesia di bulan Maret ini.
Sebagaimana diketahui, Patrick Kluivert telah memanggil 27 nama yang masuk ke dalam provisional skuad atau skuad sementara Timnas Indonesia untuk bulan Maret ini.
Dari 27 nama yang dipanggil, nama-nama beken yang sudah jadi langganan skuad Garuda masih mendominasi dan dipanggil pelatih asal Belanda tersebut.
Namun dari 27 nama tersebut, ada satu nama yang menyita perhatian karena statusnya sebagai debutan.
Sosok tersebut adalah Septian Bagaskara, pesepakbola yang pernah menimba ilmbu di Manchester United Soccer School.
Ya, penyerang berusia 27 tahun itu untuk pertama kalinya dipanggil ke Timnas Indonesia.
pemanggilan ini tak lepas dari penampilan apiknya bersama Dewa United di Liga 1 2024/2025.
Meski bukan berstatus penyerang utama Dewa United, Septian Bagaskara ternyata punya statistik mumpuni untuk ukuran penyerang lokal.
Tercatat, eks penggawa RANS Nusantara itu telah mencatatkan 25 penampilan di Liga 1 2024/2025 bersama Dewa United, dengan catatan 5 kali menjadi starter dan 20 kali sebagai pemain pengganti.
Baca Juga: Ole Romeny Incar Debut Lawan Australia, Bertekad Jadi Pemain Penting Timnas Indonesia
Dari total 25 penampilan itu, Septian Bagaskara telah mencatatkan 756 menit bermain dan berhasil menjaringkan 7 gol serta 1 assist (8 G/A).
Jika dikalkulasikan, maka Septian Bagaskara rata-rata memberi kontribusi 1 gol untuk Dewa United per 94,5 menit permainan.
Rasio tersebut mengungguli penyerang lokal seperti Egy Maulana Vikri (1 G/A per 117,6 menit), Ramadhan Sananta (1 G/A per 277 menit), dan Hokky Caraka (1 G/A per 246,5 menit) di Liga 1 2024/2025.
Dengan catatan tersebut, tak mengherankan jika Septian Bagaskara dipanggil oleh Patrick Kluivert dan dianggap bisa menambah daya gedor Timnas Indonesia.
Sebagai informasi tambahan, Septian Bagaskara merupakan penyerang kelahiran Kediri yang lahir pada 26 September 1997 atau berusia 27 tahun.
Kariernya sendiri bermula di SSB Triple S dan berlanjut menimba ilmu di Persedikab Kediri, serta sempat menimba ilmu di Manchester United Soccer School Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bangkit dari Cedera Parah, Pemain Parma Siap Bawa Jepang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Umuh Muchtar Sebut Laga Persija vs Persib Bandung Lebih dari Final
-
Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda
-
Hadiah Juara 3 Kali Lebih Besar dari Piala AFF, Timnas Indonesia Wajib Incar Trofi FIFA ASEAN Cup
-
Casemiro Nilai Michael Carrick Layak Jadi Pelatih Permanen Manchester United
-
AS Monaco Ingin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Legowo, Jonathan Tah Akui PSG Layak ke Final Liga Champions
-
Dikaitkan dengan Chelsea, Felipe Luis Mulai Urus Lisensi UEFA Pro
-
Bayern Munich Tersingkir, Vincent Kompany Murka dengan Keputusan Wasit
-
Vincent Kompany Sebut Wasit Berpihak ke PSG: Seharusnya Ada Penalti dan Kartu Merah