Suara.com - Striker Dewa United FC, Septian Bagaskara enjoy dengan persaingan di lini depan Timnas Indonesia.
Bomber berusia 27 tahun itu diambang debut bersama skuad Garuda pada lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Berdasarkan jadwal, pasukan Garuda lebih dulu bertandang ke markas Australia. Kedua tim bakal bentrok di Sydney Football Stadium, Kamis (20/3/2025).
Usai dari Negeri Kanguru, Timnas Indonesia giliran menjamu Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, lima hari berselang.
Bahas mengatakan bila semua pemain harus bisa saling mendukung satu sama lain demi kepentingan negara.
"Kalau soal persaingan, saya pikir semua pemain harus saling support satu sama lain," kata dia, Sabtu (15/3/2025).
"Pelatih punya wewenang untuk memutuskan siapa yang bermain dan kewajiban kita adalah saling mendukung demi timnas Indonesia," ungkap Bagas.
Mantan pemain Persik Kediri iru memaparkan, dirinya merasa akan mendapat tantangan yang berbeda apabila dipercaya tampil di pertandingan bersama tim Garuda ketika menghadapi Australia atau Bahrain.
Bagas tak menampik jika dirinya cukup terkejut dengan pemanggilan ini dan ia pun bertekad untuk bisa memanfaatkan kesempatan ini.
Baca Juga: Lepas Pelatih Kiper demi Timnas Indonesia, Bos Dewa United FC Ucap Pesan Menyentuh
"Untuk target pribadi, yang jelas saya ingin memaksimalkan kesempatan ini sebaik mungkin. Sebagai seorang striker pastinya akan jadi tantangan tersendiri untuk saya jika diberikan kesempatan dan semoga bisa mencetak gol untuk Indonesia di pertandingan nanti," ujar Septian.
"Perasaan pasti senang karena ada kesempatan bagi saya bermain untuk timnas. Jujur, awalnya kaget karena saya hanya fokus di klub dan ternyata rezeki itu datang untuk saya. Pastinya saya akan menggunakan kesempatan ini sebaik mungkin dan semoga Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia 2026," pungkasnya.
Septian Bagaskara mendapatkan panggilan Timnas Indonesia untuk pertama kalinya setelah tampil cukup impresif bersama Dewa United pada kompetisi Liga 1 Indonesia musim ini.
Pemain berusia 27 tahun tersebut telah tampil sebanyak 26 pertandingan bersama Dewa United pada ajang BRI Liga 1 musim ini dan berhasil menyumbangkan tujuh gol dan satu assist.
Pencapaian tersebut membuat pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert memutuskan untuk memanggil Septian.
Selanjutnya Septian berharap bisa mendapatkan debutnya bersama Timnas Indonesia ketika melakoni Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup C kontra Australia dan Bahrain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Usul Ditolak FIFA, Timnas Iran Pastikan Tampil di Piala Dunia 2026 tapi...
-
Bos Grup Djarum Michael Bambang Hartono Tutup Usia, Klub Serie A Ucap Belasungkawa
-
Atmosfer Suporter Garuda Bikin Luke Vickery Merinding, Siap Bela Timnas Indonesia
-
Luke Vickery Blak-blakan! Tinggal Tunggu Here We Go Bela Timnas Indonesia
-
Semakin Canggih, Ranking FIFA akan Diperbarui Real Time Mulai Maret 2026
-
Seleksi Lebih dari 170 Orang, 10 Pemain Ini Wakili Indonesia di Ajang Piala Dunia Anak Jalanan 2026
-
Bomber Timnas Bulgaria Sudah Gatal Ingin Injak Rumput Stadion GBK
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Bek Persib Bandung Rela Korbankan Kepentingan Pribadi
-
Persib Bandung di Ambang Hattrick Juara, Bojan Hodak: Jangan Bicara Terlalu Jauh