Suara.com - Timnas Indonesia akan menjamu Bahrain pada lanjutan babak ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Sesuai jadwal, kedua tim bakal bentrok di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Selasa (25/3/2025).
Skuad Garuda wajib memetik poin penuh untuk memperpanjang nafas sekaligus bersaing lolos ke Piala Dunia 2026.
Menghadapi Bahrain, pelatih Patrick Kluivert mengatakan kemungkinan adanya perubahan formasi.
Namun, juru taktik asal Belanda itu tetap ingin bermain menyerang.
"Tentu saja ada kemungkinan (menyerang dan ubah formasi). Tapi kami harus fokus pada kesehatan dan semuanya untuk tim," kata dia.
"Saya sangat yakin bahwa kami berdiri sebagai sebuah tim, sebagai sebuah kelompok," tambah mantan pemain Barcelona tersebut.
Saat ini, Timnas Indonesia berada di peringkat keempat klasemen sementara Grup C setelah menjalani tujuh pertandingan.
Indonesia mengoleksi enam poin hasil dari satu kemenangan, tiga hasil imbang, dan tiga kekalahan. Kemenangan tunggal diraih saat mengalahkan Arab Saudi 2-0 pada 19 November 2024.
Baca Juga: Kualifikasi Piala Dunia 2026: Timnas Inggris Lumat Latvia 3-0
Di sisi lain, Bahrain menempati posisi kelima dengan jumlah poin yang sama, yakni enam, dari tujuh pertandingan yang telah dijalani.
Tren performa Timnas Indonesia kurang baik setelah mengalami kekalahan telak 1-5 dari Australia pada pertandingan sebelumnya.
Sementara itu, Bahrain juga mengalami kekalahan 0-2 dari Jepang di laga terakhir mereka.
Dalam debut Kluivert bersama timnas Indonesia, ia menerapkan formasi 3-4-1-2. Sementara Bahrain dalam pertandingan terakhirnya menerapkan formasi 4-2-3-1 saat melawan Jepang.
Duel Indonesia dan Bahrain akan menjadi ajang pembuktian bagi Patrick Kluivert. Pelatih timnas Indonesia itu pernah merasakan pahitnya kekalahan 0-4 dari Bahrain saat masih menangani Curacao.
Kali ini, dengan skuad Garuda, ia berharap bisa memberikan perlawanan lebih sengit.
Di sisi lain, Dragan Talajic, pelatih Bahrain, optimistis dengan timnya. Ia mengakui performa timnya lebih baik saat tidak menghadapi tim sekuat Jepang dan ingin membuktikannya dalam tiga laga lainnya.
Laga ini bukan sekadar pertandingan biasa, tetapi adu strategi antara dua pelatih yang ingin membuktikan kapasitasnya.
Kedua pelatih dipastikan bakal merancang strategi yang ampuh untuk mengalahkan lawannya. Kita lihat nanti, siapa yang lebih cerdas memenangkan laga.
Melansir ANTARA, pertemuan menghadapi Bahrain pada laga kali ini menjadi pertemuan keenam kedua negara selama berkiprah di semua kompetisi internasional.
Tercatat dalam lima pertemuan terakhir, tim Garuda meraih sekali kemenangan lalu sekali seri dan sisanya berujung pada kekalahan dari Bahrain.
Pertemuan pertama terjadi pada 2004 pada ajang Piala Asia 2004. Bahrain mengatasi perlawanan Indonesia dengan skor 3-1 pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Luneng, Jinan.
Pada pertemuan kedua yang terjadi di Piala Asia 2007 yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, tim Garuda mengatasi perlawanan Bahrain dengan kemenangan tipis, 2-1 lewat gol yang dicetak oleh Budi Sudarsono (menit ke-14) dan Bambang Pamungkas (menit ke-64) sementara gol hiburan Bahrain dicetak oleh Sayed Jalal (menit ke-27).
Pertemuan ketiga terjadi di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2014, Indonesia harus mengakui ketangguhan Bahrain dengan skor dua gol tanpa balas meski bermain di hadapan pendukungnya sendiri yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta (06/09/2011).
Di pertemuan kedua pada putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2014, Bahrain menghajar Indonesia dengan skor sepuluh gol tanpa balas pada pertandingan yang berlangsung pada 29 Februari 2012.
Pertemuan terakhir kedua tim yang berlangsung pada pertandingan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 berakhir imbang 2-2.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Cyrus Margono Bikin Carlos Eduardo Tersisih Perlahan di Posisi Kiper Persija
-
Persija Dua Kali Dibobol MU, Andritany Ardhiyasa Akui Kesalahan
-
Persija Nyaris Terpeleset di Ternate, Mauricio Souza Soroti Momen Krusial
-
Prediksi Formasi Timnas Indonesia Pilihan John Herdman di FIFA Series 2026 Meski 6 Pemain Dicoret
-
6 Pemain Ini Pasti Dicoret John Herdman Jelang FIFA Series 2026
-
Menanti Kebangkitan 'Star Boy', Marselino Ferdinan Berpacu dengan Waktu Pulih dari Cedera
-
Dulu Bintang Kini Terbuang, Nasib 4 Eks Timnas Indonesia Usai Karier Menukik Tajam
-
Bek FC Emmen Bisa Langsung Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi untuk FIFA Series 2026
-
Menanti Sihir John Herdman, Timnas Indonesia Hadapi 3 Tim dengan Karakter Berbeda di FIFA Series
-
Krisis Bek Kiri Timnas Indonesia: Pratama Arhan Naik Meja Operasi Jelang FIFA Series 2026