Suara.com - Kehadiran pemain naturalisasi di Timnas Indonesia hingga saat ini masih jadi pro kontra. Jika beberapa waktu lalu, hal itu jadi perdebatan di dalam negeri Indonesia, kini sejumlah pundit asing pun mulai menyindir keberadaan pemain naturalisasi Timnas Indonesia.
Salah satu pundit Belanda, Michel van Egmond mengeluarkan lelucon yang terbilang norak soal keberadaan pemain keturunan Belanda di Timnas Indonesia.
Menurut van Egmond, untuk bisa membela Timnas Indonesia, tidak perlu repot, cukup Anda memesan dan makan sate ayam sebanyak dua kali, maka bisa bela Timnas Indonesia.
"Jika Anda sudah memesan dan makan sate ayam dua kali, Anda bisa menjalani debut internasional seperti mereka saat ini," kata van Egmond sambil tertawa seperti dilansir dari soccernews.nl, Rabu (26/3).
Ini bukan kali pertama, pundit asal Belanda menyindir keberadaan pemain naturalisasi di Timnas Indonesia.
Sebelumnya, Vincent Schildkamp memberikan kritik pedas pasca kekalahan memalukan Timnas Indonesia 1-5 dari Australia dalam lanjutan babak Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Vincent Schildkamp di program ESPN Voetbalprat juga menyampaikan kritik tajam di debut mengecewakan Patrick Kluivert bersama Timnas Indonesia.
Dalam program tersebut, dua analisis Belanda lainnya Kees Kwakman dan Kenneth Perez mengulas soal kesalahan dari pemain Timnas Indonesia saat melawan Australia.
Namun Schildkamp mengabaikan hal tersebut. Ia menyebut bahwa apa yang terjadi di sepak bola, khususnya di Timnas Indonesia sekedar lelucon.
Baca Juga: Media Belanda: Mees Hilgers Tidak Cedera Serius, Sudah Latihan Terpisah di FC Twente
"Saya heran Anda langsung fokus pada isi pertandingan. Apa yang terjadi di sana itu hanya lelucon, bukan?" kata Schildkamp membantah pernyataan Kwakman dan Perez.
Schildkamp lebih lanjut menyoroti soal program naturalisasi yang dilakukan PSSI untuk membangun Timnas Indonesia. Ia menyebut bahwa program naturalisasi yang dilakukan PSSI dan diikuti federasi lainnya membuat banyak orang kecewa dan marah.
"20 paspor telah dibagikan dalam beberapa tahun terakhir untuk mereka (Timnas Indonesia) mencapai Piala Dunia,"
"Sekitar 15 tahun lalu, ada 11 pemain Pantai Gading di Beereschot, semua orang marah karenanya. Ada pemain Qatar menjelang Piala Dunia yang semuanya adalah naturalisasi pemain Brasil, semua orang juga marah karenanya," tambah Schildkamp.
Ditegaskan oleh Schildkamp, program naturalisasi yang dilakukan PSSI sejatinya tidak akan membantu perkembangan sepak bola Indonesia.
"Itu sama sekali tidak membantu sepak bola di sana. Dari sudut pandang mana pun, tentu saja itu adalah oportunisme terbaik. Dan jika Anda kemudian kalah -5 melawan Australia, dan minggu depan mungkin kalah 0-1 lawan Bahrain. Itu hanya sirkus belaka," tegasnya.
Berita Terkait
-
Media Belanda: Mees Hilgers Tidak Cedera Serius, Sudah Latihan Terpisah di FC Twente
-
Puji Setinggi Langit Rizky Ridho, Jay Idzes Singgung Kualitas Mees Hilgers
-
Silsilah Keluarga Ole Romeny: Man of The Match Indonesia vs Bahrain
-
Perasaan Tak Biasa Joey Pelupessy Pasca Kemenangan Timnas Indonesia
-
Momen Joey Pelupess Nyanyi Indonesia Raya saat Lawan Bahrain, Baru Debut tapi Sudah Lancar
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji
-
Link Live Streaming PSG vs Arsenal: Siapa Bakal Angkat 'Si Kuping Besar'?
-
Head to Head Luis Enrique vs Klub Inggris: Arsenal Jadi Korban Terbaru?