Suara.com - Timnas Indonesia berpotensi diperkuat kiper baru saat menjamu China dalam laga kesembilan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, 5 Juni mendatang. Sosok kiper yang dimaksud adalah Emil Audero.
Ya, penjaga gawang keturunan Indonesia yang lahir di Mataram itu memang telah dinaturalisasi bulan ini. Namun, dia belum mendapatkan kesempatan debut.
Saat Timnas Indonesia menghadapi Australia dan Bahrain dalam laga ketujuh dan kedelapan Grup C bulan ini, pelatih Patrick Kluivert mempercayakan pos kiper kepada Maarten Paes.
Kini, Emil Audero berkesempatan besar untuk menjalani debut bersama Timnas Indonesia saat menghadapi China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pada Juni mendatang.
Pasalnya, Maarten Paes terkena hukuman akumulasi kartu kuning sehingga harus absen dalam satu pertandingan.
Maarten Paes mendapat kartu kuning kedua saat Timnas Indonesia berjumpa Bahrain pada 25 Maret lalu. Ia diganjar kartu kuning oleh wasit pada menit ke-72 karena dianggap mengulur-ulur waktu.
Sedangkan kartu kuning pertamanya didapat ketika jumpa Arab Saudi beberapa waktu lalu. Tentu ini bisa menjadi berkah bagi Emil Audero untuk menunjukkan kualitasnya di hadapan Patrick Kluivert.
Tentu situasi ini membuat Emil berpeluang besar untuk tampil kendati Timnas Indonesia juga punya kiper lain yang bisa menggantikan Paes yakni Ernando Ari atau Nadeo Argawinata.
Aksi Emil Audero di bawah mistar gawang Timnas Indonesia jelas sangat dinanti pecinta sepak bola Tanah Air mengingat dirinya merupakan kiper sarat pengalaman.
Baca Juga: Pelatih Bahrain Buat Ulah Lagi! Timnas Indonesia Didoakan yang Jelek-jelek
Emil merupakan kiper jebolan Juventus, pernah bermain di Inter Milan dan Como sebelum kini dipinjamkan ke Palermo.
Beda Laporan PSSI dan AFC
Menariknya, ada perbedaan antara match summary laga Timnas Indonesia vs Bahrain versi PSSI dan match stats di situs AFC. Dalam laporan AFC, Maarten Paes disebut tidak mendapatkan kartu kuning.
Sedangkan dalam laporan PSSI, pemain Dallas FC itu diganjar kartu kuning. Selain Paes ada dua pemain Timnas Indonesia yang dapat kartu kuning yaitu Marselino Ferdinan dan Kevin Diks.
Namun di situs AFC, hanya Marselino dan Diks yang terpampang diganjar kartu kuning, sedangkan Maarten Paes tidak. Kartu kuning Marselino terjadi pada menit ke-34, sementara Diks menit ke-71.
Kartu kuning itu juga membuat Marselino Ferdinan dipastikan absen saat berjumpa dengan China. Tentu ini bisa jadi kerugian bagi tim Merah Putih.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- 6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
- 11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking
- 4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol
- Daftar Tim Super League Paling Banyak Rekrut Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Bukan Sekadar Rapuh: Membedah Stigma "Generasi Strawberry" pada Gen Z
-
Bahlil Sebut Antrean BBM di Sumatera Bukan Stok Habis, tapi Sopir Tangki Mogok
-
Tutup Borok Korupsi dan PHK, Isu LGBTQ Diduga Cuma Strategi Pecah Fokus Kemarahan Publik
-
Ekosida Peradaban Air Sumsel, Ketika Lahan Basah Tak Lagi Menjadi Ruang Hidup
-
Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
-
Wali Kota Minta Satpol PP Pekanbaru Segera Tertibkan Warung Remang-remang
-
The Upstairs Hadirkan Musik Enerjik dan Cerita Kehidupan Urban di Soundrenaline 2026
-
Dicecar DPR Soal Pengadaan Kipas Angin Kopdes Rp1,8 T, Menkop Tidak Tahu
-
Purbaya Salurkan Pinjaman Rp 65 Triliun ke 14,9 Juta UMKM
-
Purbaya Turunkan Bunga Pinjaman Usaha Mikro dari 22% ke 8%