Suara.com - Paris Saint-Germain (PSG) menunjukkan kelasnya sebagai salah satu tim unggulan Liga Champions musim 2024/2025 dengan membalikkan keadaan dan menaklukkan wakil Inggris, Aston Villa, dengan skor 3-1 dalam laga leg pertama babak perempat final.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Parc des Princes, Kamis (10/4) dini hari WIB ini menyuguhkan duel sengit yang sarat drama dan intensitas tinggi.
Tim tamu Aston Villa sempat mengejutkan publik Paris ketika unggul lebih dulu melalui gol Morgan Rogers pada menit ke-35. Namun PSG menunjukkan mental juara mereka dengan mencetak tiga gol balasan melalui Desire Doue, Khvicha Kvaratskhelia, dan Nuno Mendes.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi PSG dalam upaya mereka menembus babak semifinal Liga Champions musim ini.
Babak Pertama: Gol Cepat dan Reaksi Instan dari PSG
Sejak peluit awal dibunyikan, PSG tampil agresif dan mendominasi jalannya pertandingan.
Mereka langsung menggempur pertahanan Aston Villa lewat kombinasi serangan dari sayap dan lini tengah. Pada menit ke-13, Achraf Hakimi nyaris membuka keunggulan bagi PSG lewat penetrasi tajam ke dalam kotak penalti.
Namun, tembakannya berhasil dimentahkan oleh kiper tim tamu, Emiliano Martinez, yang tampil impresif sepanjang laga.
Aston Villa, meskipun berada di bawah tekanan, berhasil mencetak gol pembuka melalui serangan balik cepat. Kolaborasi apik antara Youri Tielemans dan Morgan Rogers di sisi kiri membuahkan hasil pada menit ke-35.
Baca Juga: Real Madrid Dendam Kesumat ke Arsenal, Sudah Sampai Ubun-ubun
Rogers sukses mengonversi umpan matang dari Tielemans dan menggetarkan gawang Gianluigi Donnarumma. Skor 0-1 membuat publik Parc des Princes terdiam sejenak.
Namun, PSG tak membutuhkan waktu lama untuk merespons. Hanya empat menit setelah kebobolan, Desire Doue mencetak gol penyama kedudukan melalui tembakan melengkung dari luar kotak penalti.
Bola mengarah ke sudut atas gawang tanpa mampu dijangkau Martinez. Skor imbang 1-1 bertahan hingga jeda turun minum.
Babak Kedua: PSG Tancap Gas dan Unggul Jauh
PSG memasuki babak kedua dengan semangat baru. Pelatih Luis Enrique tampaknya memberikan instruksi khusus untuk meningkatkan tekanan, dan hasilnya langsung terlihat.
Empat menit setelah restart, Khvicha Kvaratskhelia mencetak gol spektakuler dari sudut sempit sisi kiri. Gol ini menandai keunggulan PSG menjadi 2-1, sekaligus mengangkat moral tim.
Berita Terkait
-
Hasil Liga Champions Tadi Malam: Barcelona Hancurkan Dortmund 4-0, PSG Bangkit
-
Gawangnya Digelontor Tiga Gol Arsenal, Begini Pembelaan Thibaut Courtois
-
Sosok Paling Berjasa Arsenal Hancurkan Real Madrid Menurut Mikel Arteta, Bukan Declan Rice
-
Sosok Paling Berjasa Arsenal Hancurkan Real Madrid Menurut Mikel Arteta, Bukan Declan Rice
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
Benzema Resmi Tinggalkan Al Ittihad, Bergabung ke Rival Al Hilal di Liga Pro Saudi
-
Dewa United Benarkan Dekati Ivar Jenner, Petinggi Klub Ungkap Alasannya
-
Resmi ke Ajax, Maarten Paes Sampaikan Pesan Mengharukan untuk FC Dallas
-
Eks Pelatih Timnas Indonesia Diperiksa Petugas Pajak, Ada Masalah Apa?
-
Aroma Eropa Kian Kental, Dedi Kusnandar Siap Serap Ilmu Layvin Kurzawa dan Thom Haye
-
Mesin Gol Liga Australia Berpotensi Jadi Pemain Naturalisasi Pertama John Herdman
-
Dedi Kusnandar Bicara Peran Layvin Kurzawa di Persib: Bukan Sekadar Nama Besar
-
3 Kerugian Ivar Jenner jika Pilih Berkarier di Super League usai Tinggalkan FC Utrecht
-
Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta, Kemunduran atau Kemajuan Karier?
-
Bos Ajax Amsterdam: Maarten Paes Rajin, Mentalitas Tinggi dan Kiper Berbakat