Suara.com - Ada potensi jika Eredivisie bakal kedatangan tambahan dua pemain keturunan Indonesia lagi di musim 2025/26.
Dua pemain tersebut adalah Mauro Zijlstra dan Luca Blondeau. Mereka menjadi bagian dari keberhasilan FC Volendam promosi ke Eredivisie 2025/26.
Kepastian tiket promosi ini didapatkan usai FC Volendam mengalahkan Jong AZ Alkmaar pada pertandingan Liga 2 Belanda, Selasa (15/4/2025).
Kemenangan itu membuat Volendam untuk sementara duduk di peringkat pertama klasemen Eerste Divisie 2024/25 dengan koleksi 76 poin.
Atas capaian ini, Volendam hanya perlu satu kemenangan lagi untuk mengunci gelar juara Eerste Divisie musim ini yang masih menyisakan empat pertandingan.
Mauro Zijlstra menjadi salah satu pemain yang ikut bermain saat Volendam memastikan promosi ke liga teratas Belanda.
Pemain berusia 20 tahun tersebut masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-88. Meski tidak mencetak gol, ia menjadi saksi dari keberhasilan timnya promosi.
Sementara itu, Luca Blondeau hanya duduk di bangku cadangan pada pertandingan tersebut. Luca dan Mauro sendiri memang belum mendapat banyak menit bermain di tim utama Volendam.
Mereka berdua masih lebih banyak diandalkan untuk bermain bersama Volendam U-21 di ajang Liga U-21 Belanda.
Baca Juga: Asnawi dan Muhammad Ferrari Belum Tentu Dilepas ke Tim ASEAN All Star?
Mauro Zijlstra dan Luca Blondeau sendiri sama-sama tertarik membela Timnas Indonesia. Nama yang disebutkan pertama bahkan sudah lama menyatakan minatnya.
Mauro Zijlstra, Striker Muda Potensial Berdarah Bandung
Mauro Zijlstra lahir pada 9 November 2004 di Belanda dan memiliki darah Indonesia dari neneknya yang berasal dari Bandung, Jawa Barat.
Striker berpostur 187 cm ini sudah menunjukkan performa impresif bersama Volendam U-21 musim ini dengan torehan 9 gol dan 3 assist dari 12 laga.
Karier Mauro dimulai sejak 2019 ketika ia bergabung dengan AZ Alkmaar, lalu melanjutkan ke AFC Amsterdam dan NEC Nijmegen sebelum akhirnya berlabuh ke FC Volendam pada Juli 2024.
Di level U-21, Mauro dikenal sebagai predator tajam dan sempat menempati posisi runner-up top skor.
Berita Terkait
-
Eks Petinggi Barcelona Ikut Pantau Ole Romeny Bersama Patrick Kluivert, Mau Apa?
-
Jadwal Pertandingan Pemain Keturunan Timnas Indonesia Sabtu dan Minggu Ini 19-20 April 2025
-
Pascal Struijk Bertemu Patrick Kluivert, 4 Kelebihannya Bisa Jadi Aset Emas Timnas Indonesia
-
Patrick Kluivert Nonton Ole Romeny Kalah, Cuma 9 Kali Dapat Bola
-
Media Inggris: Elkan Baggott Menikmati Sore dengan Solid
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Cari Pemain Kuat di Super League, Begini Strategi John Herdman untuk Dongkrak Timnas Indonesia
-
Jordy Wherman Masuk Radar John Herdman Jelang FIFA Series 2026?
-
Hasil Super League: Brace Alex Martins Bawa Dewa United Bungkam Arema FC
-
John Herdman Mulai Perburuan Pemain Keturunan di Eropa demi Perkuat Timnas Indonesia
-
Saga Bursa Transfer: Manchester City Bawa Pulang Trent Alexander-Arnold ke Inggris?
-
Di Balik Momen Lucu Emil Audero Ketinggalan Bus, Sikap Ramahnya Jadi Sorotan Media Italia
-
Viral Stadion Barcelona: Biaya Renovasi Capai Rp25 T, Atap Bocor Camp Nou Kebanjiran
-
Persib Bandung Borong Pemain Diaspora, PSSI Yakin Kekuatan Timnas Indonesia Tak Akan Melemah di 2026
-
Jerman Serukan Boikot, Prancis Pasang Badan untuk Piala Dunia 2026
-
7 Pemain Diaspora Merapat ke Super League, Berbanding Terbalik dengan Visi John Herdman