Pascal Struijk yang saat ini berusia 25 tahun merupakan jebolan akademi ADO Den Haag. Sempat bergabung ke tim U-19 Ajax, Struijk pindah ke Inggris dan gabung ke Leeds United pada 2020.
Dalam sesi wawancara dengan salah satu media Belanda, lima tahun lalu, Pascal Struijk blak-blakan soal garis keturunan Indonesia yang ia miliki.
Menurut Struijk, kakek dan neneknya datang ke Belgia dari Indonesia. Struijk dalam wawancara itu mengatakan bahwa kakek dan neneknya pergi meninggalkan Hindia Belanda.
Pascal Struijk tak menampik bahwa ia terkadang memiliki koneksi dengan Indonesia. Lebih menariknya, Struijk di kesempatan itu juga sempat mengatakan bahwa ia mengenal pemain keturunan Indonesia, Radja Nainggolan.
Dikatakan oleh Struijk, ia baru mengetahui bahwa eks pemain Bhayangkara FC itu punya garis keturunan Indonesia.
“Ya saya kenal dia (Radja Nainggolan), tetapi saya baru tahu bahwa dia memiliki darah Indonesia," kata Pascal Struijk.
Radja Nainggolan ialah salah satu pemain keturunan Indonesia yang terbilang sukses. Ia sempat membela Inter Milan dan AS Roma.
Radja Nainggolan juga sempat bermain di Liga Indonesia bersama Bhayangkara FC. Beberapa waktu lalu, Radja Nainggolan jadi sorotan karena tersandung kasus narkotika di Belgia.
Kembali ke Pascca Struijk. Pemain kelahiran Deurne, Belgia ini mengatakan bahwa untuk membela Timnas Indonesia bukan dalam prioritasnya.
Baca Juga: 3 Negara yang Bisa Dibela Pascal Struijk Termasuk Timnas Indonesia, Pilih Mana?
Bek Leeds United dalam wawancara lima tahun lalu itu menegakan lebih memilih untuk bela Belanda atau Belgia.
Saya memiliki koneksi dengan Indonesia tapi untuk bisa membela Indonesia, saya rasa Belanda dan Belgia dalam prioritasku saat ini.” ucapnya.
Berita Terkait
-
3 Negara yang Bisa Dibela Pascal Struijk Termasuk Timnas Indonesia, Pilih Mana?
-
Pascal Struijk Ngaku Kenal dengan Pemain Keturunan Indonesia yang Tersandung Kasus Narkotika
-
Pascal Struijk Girang: Akan Kembali ke Tempat Asal
-
Pascal Struijk Aneh dengan Orang Indonesia: Kok Mereka Bisa Tahu
-
Bahaya! Dua Kelemahan Sepak Bola Indonesia Terbongkar, PSSI Bisa Apa
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur