Suara.com - Peluang besar sedang menanti bek Timnas Indonesia, Sandy Walsh, di pentas Asia.
Ia masuk dalam skuad Yokohama F. Marinos untuk menghadapi Al Nassr yang diperkuat Cristiano Ronaldo di perempat final AFC Champions League (ACL) Elite 2024/2025.
Laga leg pertama akan digelar di Prince Abdullah Al-Faisal Sports City, Jeddah, pada Sabtu, 26 April 2025.
Kehadiran Sandy Walsh di daftar pemain diumumkan langsung oleh klub melalui akun Instagram resmi mereka.
Pertandingan ini bukan sekadar adu gengsi dua klub top Asia, tapi juga jadi momen langka bagi Sandy.
Ia berpeluang besar untuk berbagi lapangan dengan salah satu pemain terbaik dunia sepanjang masa.
"Ronaldo adalah pemain terbaik di dunia," ujar Sandy Walsh di kanal YouTube Indosat Ooredoo Hutchinson.
Saat ditanya memilih Ronaldo atau Messi, Sandy menunjukkan apresiasi terhadap keduanya.
"Itu selalu sangat ketat. Tapi, Messi mempunyai bakat alami yang luar biasa," katanya.
Baca Juga: Kesalip Emil Audero di Timnas Indonesia, Kiper Keturunan Bali Makin Gacor di Liga Kosovo!
"Namun, saya suka etos kerja dari Ronaldo. Apa yang telah dia capai, dia adalah mesin pencetak gol, dia adalah seorang legenda."
"Jadi, bagi saya, akan sangat istimewa bisa berbagi lapangan dengan Ronaldo. Itu akan menjadi momen yang indah," imbuhnya.
Sayangnya, Sandy Walsh belakangan kesulitan mendapat menit bermain bersama Yokohama.
Dalam lima laga terakhir J1 League 2025, ia selalu dicadangkan oleh pelatih Marinos.
Ia absen saat timnya menghadapi Urawa Reds, Tokyo Verdy, Kawasaki Frontale, Avispa Fukuoka, dan Shimizu S-Pulse.
Padahal, Sandy sempat memulai musim ini dengan cukup meyakinkan.
Ia mencatatkan lima penampilan, dengan tiga di antaranya sebagai starter, dalam tujuh laga awal J1 League.
Laga melawan Al Nassr bisa menjadi titik balik kepercayaan untuk pemain berdarah Belgia-Indonesia tersebut.
Jika diberi kesempatan tampil, Sandy punya peluang membuktikan diri di level elite Asia.
Apalagi, menghadapi Ronaldo tentu jadi tantangan sekaligus motivasi tersendiri.
Pertandingan ini bisa menjadi momen emas Sandy Walsh untuk kembali mencuri perhatian, baik di klub maupun Timnas Indonesia.
Profil Sandy Walsh
Sebelum membela Merah Putih, Sandy malang melintang di sepak bola Eropa. Ia pernah membela timnas muda Belanda di berbagai kelompok usia dan menjuarai Piala Eropa U-17 pada 2012.
Di level klub, ia memiliki pengalaman bermain di Liga Belgia bersama KRC Genk, Zulte Waregem, dan KV Mechelen, mencatatkan lebih dari 200 penampilan.
Pada Februari 2025, Sandy membuka lembaran baru dalam kariernya dengan bergabung dengan klub J1 League, Yokohama F. Marinos.
Kepindahannya ke Jepang diharapkan dapat menambah menit bermain dan menjaga kondisinya agar selalu siap jika dipanggil Timnas Indonesia.
Debutnya di J-League terjadi pada 23 Februari 2025, dan ia juga telah tampil di Liga Champions Asia bersama klub barunya.
Kehadirannya di Timnas Indonesia memberikan soliditas di lini pertahanan dan kontribusi dalam serangan, menjadikannya aset berharga bagi skuad Garuda.
Sandy Walsh belakangan kesulitan mendapat menit bermain bersama Yokohama.
Dalam lima laga terakhir J1 League 2025, ia selalu dicadangkan oleh pelatih Marinos.
Ia absen saat timnya menghadapi Urawa Reds, Tokyo Verdy, Kawasaki Frontale, Avispa Fukuoka, dan Shimizu S-Pulse.
Padahal, Sandy sempat memulai musim ini dengan cukup meyakinkan.
Ia mencatatkan lima penampilan, dengan tiga di antaranya sebagai starter, dalam tujuh laga awal J1 League.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kilas Balik Piala Dunia di AS: Penyesalan Roberto Baggio, Maradona Pakai Doping
-
Alasan Presiden FA Palestina Ogah Salaman dengan Utusan Israel di Depan FIFA
-
Hitung Mundur Piala Dunia 2026: 550 Juta Penonton untuk Satu Pertandingan?
-
Profil Timnas Paraguay: Generasi Baru La Albirroja Bakal Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026
-
Hinaan Homofobik, Prestianni Terancam Absen Bela Argentinadi Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Lamine Yamal Absen di La Liga Demi Fokus Pemulihan Cedera untuk Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Amerika Serikat: Tuan Rumah Piala Dunia yang Siap Jawab Ekspektasi Publik
-
Syarat Mutlak Iran Ikut Piala Dunia 2026, Amerika Serikat Harus Menjamin Tidak Ada Penghinaan
-
Kapten Persita Diincar Klub Elit Brunei, Bakal Duet dengan Ramadhan Sananta?
-
Potret Suram Okupansi Hotel Amerika Serikat Jelang Piala Dunia 2026