Di unggahan akun Instagram miliknya itu, Jay Idzes menuliskan tagar 'belum selesai'.
Tagar ini untuk mempertegas bahwa ia belum selesai berjuang demi menyelamatkan Venezia dari jurang degradasi.
"Saya yang mengendalikan masa depan saya sendiri, apakah saya berhasil atau gagal, itu bukan urusan orang lain, melainkan saya sendiri," tulis Jay Idzes, Selasa (22/4).
Kondisi Venezia memang diambil terdegradasi ke Serie B musim depan. Pada laga Serie A Italia akhir pekan lalu, Venezia harus puas bermain imbang 2-2 melawan Empoli.
Di laga itu, Venezia hampir saja meraih kemenangan. Namun keunggulan 2-1 mampu disamakan oleh pemain Empoli, Faustino Anjorin di menit ke-87.
Pada pekan sebeumnya, Venezia sempat mendapatkan tren positif dengan meraih kemenangan 1-0 atas Monza.
Venezia saat ini berada di peringkat ke-18 dengan perolehan poin 25, sama dengan Empoli yang berada di bawah mereka, serta terpaut 10 poin dengan Monza di dasar klasemen.
Lima laga terakhir Venezia di liga akan dimulai akhir pekan ini dalam laga kandang di Pier Luigi Penzo saat menjamu AC Milan, tim yang berjuang masuk kompetisi Eropa musim depan.
Setelah Milan, Venezia akan Torino (3 Mei), Fiorentina (11 Mei), Cagliari (18 Mei), dan terakhir melawan Juventus (25 Mei).
Baca Juga: Fantastis! 1 Pascal Struijk Kalahkan 11 Pemain China
Berita Terkait
-
Fantastis! 1 Pascal Struijk Kalahkan 11 Pemain China
-
Jay Idzes Dipantau 7 Kali Juara Serie A, Bakal Pindah Nih?
-
Piala AFF U-23: Peluang Jens Raven Buktikan Kualitasnya di Skuad Garuda
-
Venezia vs AC Milan, Derby Pemain Keturunan Indonesia Jay Idzes di Tepi Jurang vs Tijjani Reijnders
-
Venezia Kasih Tugas Berat ke Jay Idzes dkk Hadapi Tijjani Reijnders cs: Bahaya Serangan Ofensif
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Bikin Pemain Brasil Mati Kutu, Ayyoub Bouaddi Didorong Gabung Arsenal
-
Viral! Alisson Becker vs Gabriel Ribut Usai Gol Maroko, Blunder atau Miskomunikasi?
-
5 Fakta Pesta Gol 7-1 Jerman atas Curacao: Ulangi Rekor Saat Bantai Brasil
-
Hasil Piala Dunia 2026: Jerman Mengamuk Lumat Curacao 7-1
-
Kontroversi Piala Dunia 2026: Wartawan Dilarang Bertanya dalam Bahasa Spanyol
-
Robek Gawang Jerman! Eks Rekan Justin Hubner Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Ruang Ganti Brasil Memanas! Endrick Ngamuk Tak Dimainkan Carlo Ancelotti
-
Miroslav Klose Ikhlas Rekor Golnya di Piala Dunia Disalip Lionel Messi
-
Dilema Scaloni! Julian Alvarez atau Lautaro Martnez, Siapa Jadi Striker Argentina?
-
Vitinha Berani Garansi! Final Piala Dunia 2026 Messi vs Ronaldo Jadi Kenyataan